Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Petani Kabupaten Paser Keluhkan Anjloknya Harga Sawit

Muhammad Najib • Senin, 1 Juni 2026 | 11:57 WIB
Harga TBS sawit di Kabupaten Paser mengalami penurunan hingga di bawah Rp 2 ribu. (Najib/KP)

 
Harga TBS sawit di Kabupaten Paser mengalami penurunan hingga di bawah Rp 2 ribu. (Najib/KP)  

 

TANAH GROGOT - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Paser anjlok beberapa pekan terakhir. Bahkan, harga sempat mencapai Rp 1.800 per kilogram.

Salah seorang petani di Kecamatan Long Ikis KC mengungkapkan jika harga di bawah Rp 1.600, maka petani sudah pasti rugi mengingat ongkos logistik terus naik. "Hari ini sudah di harga Rp 2 ribu, rutinnya yang stabil di harga Rp 3 ribu atau minimal Rp 2.800," ujarnya, Minggu (31/5/2026).

Menurutnya kondisi seperti ini, Pemerintah Daerah harus turun tangan. Perlu ada regulasi agar petani bisa menjual buahnya di atas harga standar atau setidaknya ada keuntungan.

Jika harga masih rendah, banyak petani yang lebih memilih tidak memanen buahnya karena hanya dapat rugi jika panen dan diantar ke pabrik atau pun pengepul. Sementara masa panen terus berjalan tiap 15-20 hari. "Pemerintah daerah harus turun tangan, jika tidak banyak dampaknya ke perekonomian daerah," kata KC.

Apalagi Kabupaten Paser masyarakatnya mayoritas selain berharap di sektor pertambangan, yaitu di sektor perkebunan kelapa sawit. (*)

Editor : Sukri Sikki
#petani #Kabupaten Paser #harga anjlok #TBS sawit