TANAH GROGOT – Pemerintah Kabupaten Paser menyiapkan 50 delegasi untuk mengikuti Pekan Nasional (Penas) XVII Petani Nelayan yang akan digelar di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, pada 20–25 Juni 2026. Keikutsertaan tersebut diharapkan menjadi sarana peningkatan kapasitas petani dan nelayan sekaligus bekal bagi Paser yang akan menjadi tuan rumah Pekan Daerah (Peda) XII Kalimantan Timur pada 2028 mendatang.
Rombongan Kabupaten Paser terdiri atas 30 peserta utama, 15 pendamping, dan 5 peninjau. Persiapan keberangkatan dibahas dalam rapat yang dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Paser, Adi Maulana, di Ruang Rapat Sekda, Kamis (4/6/2026).
Baca Juga: Gebrakan Kabupaten Paser: Jadi Pelopor Program RPL Tenaga Kependidikan di Indonesia
Adi menjelaskan keberangkatan kontingen akan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama diberangkatkan pada 18 Juni 2026 sebanyak 13 orang, sedangkan tahap kedua pada 19 Juni 2026 dengan jumlah 37 orang.
“Tahap pertama diberangkatkan pada 18 Juni 2026 sebanyak 13 orang, dan tahap kedua menyusul pada 19 Juni 2026 berjumlah 37 orang,” ujarnya.
Untuk efisiensi anggaran, pemerintah menerapkan kombinasi moda transportasi saat kepulangan. Seluruh peserta berangkat menggunakan pesawat, sedangkan sebagian rombongan akan kembali menggunakan kapal laut.
Kelompok peninjau dijadwalkan pulang lebih awal pada 23 Juni 2026, sementara peserta utama dan pendamping akan kembali ke Paser pada 25 Juni 2026 setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Paser, Erwan Wahyudi, mengatakan panitia penyelenggara telah menyiapkan empat unit rumah pemondokan bagi kontingen Paser. Lokasinya dinilai strategis karena berada dekat dengan area pembukaan, penutupan, serta lokasi gelar teknologi.
Baca Juga: Operasi Patuh Mahakam 2026 Dimulai Senin, Polres Paser Perbanyak Tilang ETLE
Pada ajang nasional tersebut, peserta dari Kabupaten Paser juga akan berkolaborasi dengan kontingen dari Kutai Timur dan Kutai Kartanegara dalam Lomba Unjuk Tangkas.
Kompetisi tersebut merupakan lomba keterampilan agribisnis yang melibatkan enam peserta dalam satu tim, terdiri atas dua petani dewasa, dua pemuda tani, dan dua wanita tani.
Menurut Erwan, keikutsertaan dalam Penas XVII tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antarpelaku sektor pertanian dan perikanan, tetapi juga sarana belajar untuk mempersiapkan Kabupaten Paser sebagai tuan rumah Peda XII Kalimantan Timur pada 2028.
“Bahkan, ini bisa jadi persiapan awal kita untuk menjadi tuan rumah Penas XVIII tahun 2029 mendatang, jika nantinya kita ditunjuk dan dipercaya,” katanya.
Ia menjelaskan, 30 peserta utama yang diberangkatkan merupakan anggota Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Paser. Sementara itu, 15 pendamping berasal dari kalangan penyuluh pertanian dan staf DTPH, sedangkan lima peninjau terdiri atas pimpinan dan pejabat struktural di lingkungan DTPH.
Pelaksanaan kegiatan ini mendapat dukungan lintas sektor dari sejumlah perangkat daerah, yakni DTPH, Dinas Perikanan, Dinas Perkebunan dan Peternakan, serta Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Paser.
Editor : Muhammad Ridhuan