Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Tekan Pengangguran, Pemkab Paser Gelar 13 Pelatihan Kerja Gratis Bersertifikat BNSP, Lulusan Disiapkan Langsung Masuk Dunia Kerja

Muhammad Najib • Selasa, 9 Juni 2026 | 16:54 WIB
IKHTIAR: Disnakertrans Paser terus mengejar berbagai program pelatihan kerja agar mengurangi angka pengangguran di daerah. IST/KP
IKHTIAR: Disnakertrans Paser terus mengejar berbagai program pelatihan kerja agar mengurangi angka pengangguran di daerah. IST/KP

KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terus berupaya menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT).

Salah satu langkah strategis yang diambil adalah dengan mengintensifkan program pelatihan siap kerja dan wirausaha bersertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sepanjang tahun 2026.

Kepala Disnakertrans Paser Rizky Noviar mengungkapkan bahwa pada anggaran 2026 ini, Pemkab Paser mengucurkan dana APBD untuk menyelenggarakan 13 pelatihan kejuruan melalui program "Paser Tuntas" dan "Pasti Vokasi".

"Tujuannya jelas, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) calon tenaga kerja sekaligus menekan angka pengangguran di Kabupaten Paser," ujar Rizky, Selasa (9/6/2026).

Baca Juga: Tak Pernah Minta Maaf ke Keluarga Korban, Pembunuh Penjaga Toko di Balikpapan Dituntut 18 Tahun Penjara

Dari total 13 pelatihan yang diagendakan, 8 di antaranya dijalankan lewat kerja sama dengan pihak ketiga. Pelatihan tersebut adalah Make up artist (MUA), Barbershop, Cleaning service, Tata boga, Desain grafis, Administrasi perkantoran, Security Gada Pratama, dan Pemeliharaan alat mesin pertanian.

Sementara itu, 5 pelatihan lainnya dilaksanakan langsung di Balai Latihan Kerja (BLK) Paser, yaitu Pemasangan instalasi listrik bangunan sederhana, Service sepeda motor sistem injeksi, Operator komputer muda, Pembuatan roti dan kue, dan Tata kecantikan.

"Hingga saat ini, 10 pelatihan telah selesai dilaksanakan. Tersisa 3 pelatihan lagi yang akan segera bergulir dalam waktu dekat, yaitu pemeliharaan alat mesin pertanian, pembuatan roti dan kue, serta tata kecantikan," kata Rizky.

Tidak sekadar memberikan pelatihan, Disnakertrans Paser juga memastikan para alumni siap terserap di bursa kerja atau mandiri menjadi wirausahawan.

Baca Juga: Promo Honda Kalcer Juni 2026: Astra Motor Kaltim Manjakan Konsumen Hemat hingga Rp7,2 Juta!

Pemkab Paser menjalin kolaborasi dengan dinas terkait dan Bankaltimtara untuk memfasilitasi peserta dalam pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), pembuatan buku rekening, penyediaan QRIS, hingga akses informasi Kredit Paser Tuntas untuk modal usaha.

Selain itu, program pascapelatihan juga mencakup program magang kerja di berbagai perusahaan mitra di Kabupaten Paser. Program ini dinilai saling menguntungkan (win-win solution). Bagi peserta, magang menjadi wadah untuk unjuk talenta dan menambah pengalaman kerja nyata.

Sedangkan bagi perusahaan, kerja sama ini dapat menekan biaya rekrutmen, memicu produktivitas tim, serta menjaring talenta muda potensial.

Untuk memastikan program ini tepat sasaran, Disnakertrans Paser melakukan sinkronisasi data peserta dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kabupaten Paser.

Rizky menegaskan bahwa kuota pelatihan ini diprioritaskan bagi warga yang masuk dalam kategori kurang mampu, khususnya yang berada pada desil 1 hingga desil 5 dalam data DTSEN. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Pelatihan kerja Paser 2026 #Pengangguran Kabupaten Paser #Program Paser Tuntas #Pelatihan kerja gratis #Disnakertrans Paser