KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT — Pemerintah Kabupaten Paser memastikan akan melanjutkan program kerja sama pendidikan bagi putra-putri daerah di Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) Sidoarjo pada 2027 mendatang.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Paser.
Komitmen itu disampaikan Bupati Paser Fahmi Fadli usai melakukan monitoring dan evaluasi perkembangan belajar para taruna asal Paser di Poltek KP Sidoarjo, Selasa (9/6/2026).
Baca Juga: Harga BBM Berubah, Polisi Pastikan Stok di Delapan SPBU Sangatta Tetap Aman
Menurut Fahmi, pemerintah daerah akan terus mendukung akses pendidikan bagi generasi muda Paser, khususnya dari keluarga kurang mampu, selama kuota yang tersedia masih memungkinkan.
“Akan ada kelanjutan pada tahun 2027. Yang penting Paser diberi kuota. Sepanjang tersedia, akan kami penuhi, terutama untuk membantu mahasiswa kurang mampu sekaligus meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Paser,” katanya saat dihubungi, Rabu (10/6/2026).
Fahmi menjelaskan, Kabupaten Paser memiliki potensi kelautan dan perikanan yang besar. Wilayah ini memiliki garis pantai sepanjang 202 kilometer yang membentang di tiga kecamatan dan 23 desa pesisir.
Karena itu, ia berharap para lulusan Poltek KP Sidoarjo nantinya dapat kembali ke daerah untuk berkontribusi dalam pengembangan sektor maritim dan perikanan.
“Harapannya, alumni Poltek KP dapat kembali membangun daerah, mengembangkan usaha, serta mentransfer ilmu kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyarankan para lulusan untuk berkoordinasi dengan Dinas Perikanan Kabupaten Paser agar potensi kelautan dan perikanan daerah dapat dimaksimalkan. Selain itu, lulusan juga didorong membuka usaha mandiri yang mampu menciptakan lapangan kerja baru.
Baca Juga: Dewan Pertimbangan ITK Dibentuk, Seno Aji Pimpin Penguatan SDM Kaltim
Meski demikian, Fahmi menegaskan pemerintah daerah tidak akan membatasi pilihan karier para lulusan yang ingin menimba pengalaman di luar daerah maupun luar negeri.
“Kalau ingin bekerja di luar, termasuk ke Jepang, Pemerintah Kabupaten Paser tidak akan menghalangi,” tegasnya.
Melalui keberlanjutan kerja sama dengan Poltek KP Sidoarjo, Pemkab Paser berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki kompetensi di bidang kelautan dan perikanan sehingga mampu mendukung pembangunan daerah berbasis potensi maritim. (*)
Editor : Ery Supriyadi