Kampanye Antikorupsi Lewat Gerak Jalan di Paser, Pelajar hingga Siswa SLB Ikut Unjuk Gigi

Muhammad Najib • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:27 WIB
MERIAH: Lomba gerak jalan tingkat SD hingga SMA berlangsung seharian di Paser, Rabu (19/8/2026).
MERIAH: Lomba gerak jalan tingkat SD hingga SMA berlangsung seharian di Paser, Rabu (19/8/2026).

KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menggelar Lomba Gerak Jalan Gembira dan Lomba Yel-Yel Terbaik Antikorupsi di Tanah Grogot, Paser, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT RI ke-81 sekaligus mendukung Program Pariwara Antikorupsi 2026 rintisan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

Mengusung tema "Bergerak Serentak: Sehat Badannya, Bersih dari Korupsi Negerinya!", ajang ini menggabungkan olahraga massal dengan kampanye edukasi menolak praktik suap, gratifikasi, nepotisme, dan pungutan liar. Kegiatan ini mengambil rute start dari Halaman Kantor Bupati Paser dan finish di Arena/Taman MTQ Putri Petung.

Baca Juga: Karhutla Paser Melonjak, BPBD Siapkan Status Tanggap Darurat

Ketua Panitia, Ika Aryani menyampaikan bahwa acara ini merupakan bentuk aktivasi lapangan (on-ground activation) kampanye integritas daerah guna menanamkan nilai-nilai antikorupsi melalui kebersamaan dan kreativitas.

Pada pelaksanaan hari pertama, Rabu (19/8/2026) pukul 07.30 Wita, kegiatan difokuskan untuk kategori pelajar tingkat SD/MI dan SMP/MTs. Rincian partisipan yang ambil bagian di tingkat SD/MI: 17 regu putra, 19 regu putri, SMP/MTs: 17 regu putra, 18 regu putri, SMA/SMK/MA: 8 regu putra, 8 regu putri, OPD/Umum: 6 regu, dan Sekolah Luar Biasa (SLB): 1 regu

Sesuai jadwal, perlombaan untuk kategori SMA/SMK/MA dan OPD/Umum akan dilanjutkan pada Kamis (20/8/2026) mulai pukul 13.30 Wita.

Baca Juga: Kejar Nilai SAKIP Predikat A, Pemkab Paser Kembangkan Sistem Berbasis AI

Kepala Disdikbud Paser, M Yunus Syam mengapresiasi tinggi keterlibatan seluruh peserta, termasuk partisipasi pelajar dari SLB. Yunus menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan harus dimaknai dengan penguatan budaya integritas serta pelayanan publik yang jujur dan transparan.

“Pembangunan yang baik tidak cukup hanya dengan membangun infrastruktur dan meningkatkan ekonomi. Kita juga harus memastikan bahwa pembangunan dilaksanakan dengan jujur, transparan, bertanggung jawab, dan bebas dari praktik korupsi,” kata Yunus.

Ia menambahkan, kampanye antikorupsi harus terus-menerus digaungkan di lingkungan sekolah, Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga masyarakat luas selaras dengan misi Pemkab Paser untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang adaptif dan berintegritas.

Selain gerak jalan, Pemkab Paser juga memberikan apresiasi kepada perangkat daerah yang berpartisipasi aktif dalam lomba konten antikorupsi di media sosial. (*)

Editor : Duito Susanto
kampanye antikorupsi kantor bupati paser Taman MTQ Putri Petung pemkab paser gerak jalan