Karhutla di Paser Tembus 128 Hektare, Tanah Grogot Paling Tinggi

Muhammad Najib • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 08:44 WIB
Kecamatan Tanah Grogot menjadi wilayah dengan kejadian karhutla tertinggi di Kabupaten Paser. (M NAJIB/KALTIM POST)
Kecamatan Tanah Grogot menjadi wilayah dengan kejadian karhutla tertinggi di Kabupaten Paser. (M NAJIB/KALTIM POST)

 

KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Paser mencatat lebih dari 128 hektare hutan dan lahan terbakar sejak April hingga pertengahan Agustus 2026.

Kepala BPBD Paser Ruslan mengatakan, Kecamatan Tanah Grogot menjadi wilayah dengan kejadian karhutla tertinggi. Kondisi sumber air yang jauh dan angin kencang membuat lahan kering mudah terbakar.

Mayoritas material yang terbakar meliputi semak belukar, lahan gambut, perkebunan, pertanian, dan hutan sekunder.

Baca Juga: Hanura Kaltim Bidik Satu Kursi DPR RI, Siapkan Strategi “Naturalisasi Caleg”

“Penyebabnya terjadi karena banyak ulah manusia sendiri,” kata Ruslan, Minggu (23/8/2026).

Dia mengatakan, BPBD terus berkoordinasi dengan tim gabungan agar pemadaman karhutla di lapangan dapat dilakukan secara cepat dan efisien.

Pemantauan titik panas juga terus dilakukan secara intensif melalui aplikasi. Meski demikian, BPBD mengimbau masyarakat tidak panik karena indikasi hotspot yang terdeteksi tidak selalu berarti telah terjadi kebakaran di lokasi tersebut.

Masyarakat juga diharapkan meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.

“Kita akan segera mengusulkan status tanggap darurat bencana jika karhutla terus meningkat,” katanya.

Baca Juga: Mati Air Samarinda Hari Ini Meluas ke 10 Kawasan hingga 24 Jam, Pipa Bocor di Jalan Yos Sudarso

Ruslan mengimbau warga segera melapor apabila terjadi karhutla agar petugas dapat bergerak cepat menuju lokasi. (*)

Editor : Ery Supriyadi
karhutla Paser kebakaran hutan Paser Ruslan BPBD Paser Tanah Grogot