Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat, Pama Site Kideco Gelar Pelatihan Pemadaman Api Karhutla

Muhammad Najib • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 17:08 WIB
BERSIAGA: PT Pamapersada Nusantara Site Kideco (PAMA KIDE) memberikan pelatihan pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kepada masyarakat pada Kamis (10/9/2026). IST/KP
BERSIAGA: PT Pamapersada Nusantara Site Kideco (PAMA KIDE) memberikan pelatihan pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kepada masyarakat pada Kamis (10/9/2026). IST/KP

KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT – Komitmen PT Pamapersada Nusantara Site Kideco (PAMA KIDE) dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), terus diwujudkan melalui peningkatan kapasitas masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Salah satunya melalui pelaksanaan Pelatihan Pemadaman Api Karhutla yang melibatkan 47 Masyarakat Peduli Api (MPA), Kamis (10/9/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PAMA KIDE untuk membangun kesadaran serta kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah yang memiliki risiko terhadap terjadinya karhutla.

Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan pembekalan mengenai pengenalan bahaya kebakaran, langkah-langkah pencegahan, prosedur keselamatan, hingga teknik dasar pemadaman api.

Baca Juga: Ramaikan Honda Bikers Day 2026 di Samarinda, Astra Motor Kaltim 1 Ajak Komunitas Balikpapan

Materi kemudian diperkuat melalui praktik langsung agar peserta memiliki pengalaman dalam menggunakan peralatan pemadaman secara tepat dan aman.

Social Responsibility & General Services Department Head PAMA KIDE, Bhanuarso Kukuh Pambudi menyampaikan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak.

PT Pamapersada Nusantara berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kapasitas masyarakat melalui program-program yang memberikan manfaat langsung.

“Pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak. Diperlukan sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat. Melalui pelatihan ini, kami berharap masyarakat memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar untuk melakukan tindakan awal secara tepat, aman, dan terukur,” ujar Bhanuarso.

Baca Juga: Pesona Puncak Karst Batu Putih Kutim, Magnet Camping Baru yang Dikelola Swadaya Pemuda

Plt Camat Batu Sopang Arwin Mamonto  menyampaikan, di Kecamatan Batu Sopang sendiri sudah terjadi 17 kasus kebakaran. Maka diperlukan kontribusi dari berbagai pihak untuk menjaga dan siaga jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran.

“Tentu saja hal ini menjadi tanggung jawab kita bersama dalam menjaga dan bersiaga terhadap potensi api yang ada di sekitar kita," kata Arwin.

Salah satu peserta pelatihan, Dedi sekaligus relawan Damkar Kecamatan Batu Sopang mengimbau kepada masyarakat untuk hati-hati jika membuka lahan.

“Saya berterima kasih atas pelatihan yang diadakan oleh PAMA, bahaya membuka lahan dengan cara dibakar perlu diedukasi kepada masyarakat, apalagi ketika membuang puntung rokok secara sembarangan yang dapat menimbulkan percikan api,” kata Dedi.

PAMA KIDE mengajak seluruh pihak bersama menjaga lingkungan, membangun masyarakat yang tangguh, dan menciptakan wilayah operasional yang lebih aman dan berkelanjutan. (pms/jib)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
Masyarakat Peduli Api karhutla Paser PT Pamapersada Nusantara Pama Kide Batu Sopang