Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Hanya di Kalimantan! Bupati PPU Saksikan Langsung Spesies Langka Ini di Habitat Aslinya

Ari Arief • Senin, 28 Juli 2025 | 09:43 WIB

 

Bupati PPU, Mudyat Noor (menunjuk) saat melakukan susur Sungai Sungai Waru Tua di Kecamatan Waru, dan menyaksikan keindahan panorama alam, termasuk hewan langka.
Bupati PPU, Mudyat Noor (menunjuk) saat melakukan susur Sungai Sungai Waru Tua di Kecamatan Waru, dan menyaksikan keindahan panorama alam, termasuk hewan langka.

KALTIMPOST.ID, Komitmen pemerintah daerah melalui Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, terhadap pengembangan dan pelestarian wisata alam berbasis ekosistem endemik Kalimantan terlihat jelas dalam langkah terbarunya.

Ia tampak secara langsung menjelajahi destinasi wisata Susur Sungai Waru Tua di Kecamatan Waru, PPU pada Minggu (27/7) sore.

Perjalanan mengesankan ini tak hanya diikuti oleh bupati, melainkan juga didampingi oleh Asisten III Administrasi Umum, Ainie, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Andi Israwati Latief, unsur Muspika Kecamatan Waru, serta para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mulawarman (Unmul), Samarinda, yang menunjukkan dukungan lintas sektor terhadap inisiatif ini.

Setibanya di Dermaga Nelayan Wisata Bahari Waru Tua sekira pukul 16.00 Wita, rombongan disambut hangat dengan tarian selamat datang dan prosesi tawar, sebuah tradisi budaya khas Suku Paser yang sarat makna.

 Baca Juga: Dua Rumah Terbakar, Bupati PPU Beri Bantuan Sembako

Setelah itu, mereka menaiki kapal untuk menyusuri sungai yang mempesona, habitat alami bagi bekantan (Nasalis larvatus), primata berhidung panjang yang merupakan satwa endemik Pulau Kalimantan.

“Alhamdulillah, luar biasa sekali. Kita bisa merasakan langsung pesona wisata susur Sungai Waru Tua ini,” kata Bupati PPU, Mudyat Noor, usai menikmati perjalanan tersebut.

“Suasananya sangat menenangkan, dan kita juga bisa menyaksikan langsung flora dan fauna khas Kalimantan, termasuk bekantan yang merupakan satwa endemik yang langka,” tambahnya.

Lebih lanjut, Mudyat Noor menyatakan bahwa sepanjang penyusuran Sungai Waru Tua, ia menyatakan beruntung dapat melihat langsung sekumpulan bekantan di habitat aslinya.

 Baca Juga: Kampus Tertua di Kalsel Kembali Jadi Sorotan, Gedung Rektorat ULM Banjarmasin Terbakar Hebat

Oleh karena itu, dia menekankan pentingnya menjaga keberadaan spesies unik ini, mengingat bekantan hanya ditemukan di Pulau Kalimantan dan menjadi salah satu kekayaan alam yang tak ternilai bagi bangsa.

“Bekantan ini hanya ada di Kalimantan dan tidak ditemukan di belahan dunia lain,” jelasnya.

“Maka dari itu, penting bagi kita untuk mengembangkan sekaligus melestarikannya sebagai ikon wisata alam khas Kabupaten PPU. Ini bisa menjadi daya tarik utama wisatawan, terutama yang tertarik pada keanekaragaman hayati ataupun sebagai objek penelitian,” tegasnya. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#kalimantan #Mudyat Noor #bekantan #wisata susur sungai #destinasi ekowisata #kalimantan timur #Waru Tua