KALTIMPOST.ID, Guna memastikan kelancaran dan efektivitas Operasi Antik Mahakam Tahun 2025, Polres Penajam Paser Utara (PPU) pada Senin lalu menerima kunjungan pengawasan penting dari Polda Kaltim.
Bertempat di Ruang Posko Presisi Polres PPU, tim pengawas menyoroti beberapa aspek krusial.
Dipimpin oleh Kompol Elvis Irwan dari Roops Polda Kaltim, rombongan ini turut didampingi oleh sejumlah pejabat utama dari kedua institusi, seperti Kabag Ops Polres PPU, AKP Kasiyono, dan Kasubbag Kerma, AKP Wiji Santosa, serta perwakilan dari Polda Kaltim dan jajaran Satgas Ops Antik Mahakam.
Dalam sesi pengawasan tersebut, Kompol Elvis Irwan memberikan penekanan tajam pada empat hal mendasar.
Baca Juga: Deteksi Dini Penyakit, Puskesmas Babulu Sasar Siswa dan Guru MAN PPU
Pertama, hindari laporan plagiat. Satuan tugas (satgas) diimbau untuk menyusun laporan dengan detail dan akurat, tidak sekadar salin-tempel.
Setiap data, termasuk kekuatan personel, harus menggambarkan kondisi riil di lapangan.
Kedua, perkuat legalitas dengan Dors! Penggunaan aplikasi Dors untuk input data kasus pidana harus mencantumkan pasal umum yang relevan (contoh: perlindungan anak) demi validitas hukum yang lebih kuat.
Ketiga, solusi cepat untuk EWS! Menanggapi kendala server pada aplikasi EWS yang dialami Polres PPU, masalah ini telah dicatat dan dipastikan akan segera ditindaklanjuti.
Baca Juga: Logo dan Tema Resmi Hari Bakti TNI AU 2025 yang Bikin Bangga Bangsa
Keempat, anev mingguan, kunci efektivitas! Seluruh jajaran diingatkan kembali untuk konsisten menggelar analisa dan evaluasi mingguan di Posko Ops Antik Mahakam.
Ini adalah langkah vital untuk memastikan operasi berjalan sesuai rencana dan mencapai target.
Seluruh kegiatan pengawasan berjalan dengan aman dan kondusif, menandakan komitmen kuat dalam memberantas kejahatan. ***
Editor : Dwi Puspitarini