PENAJAM - Upaya pencarian seorang pria bernama Nurmaya (26), seorang pekerja proyek yang dilaporkan hilang, berakhir dengan kabar duka. Nurmaya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (6/9) di perairan sekitar Pulau Balang, Kelurahan Pantai Lango, Kecamatan Penajam, Penajam Paser Utara (PPU).
Jasad korban ditemukan sekitar pukul 14.40 Wita setelah tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, Dinas Pemadam Kebakaran dan Pencarian (DPKP) PPU, Polsek Penajam, Brimob, serta sejumlah pihak terkait lainnya melakukan pencarian intensif.
Kepala Pelaksana Harian BPBD PPU, Muhammad Sukadi Kuncoro, menjelaskan bahwa laporan kehilangan Nurmaya diterima pihaknya pada Sabtu (6/9) pukul 11.08 Wita. Korban diketahui terakhir terlihat pada Jumat (5/9) sekitar pukul 14.00 Wita saat pergi memancing di area muara Pulau Balang
“Berdasarkan laporan yang kami terima, teman sekamar korban terakhir melihatnya memancing menjelang magrib. Sekitar pukul 21.00 Wita, HP korban ditemukan di kamar mes, namun korban tidak ada,” jelas Muhammad Sukadi Kuncoro. "Teman-teman korban berinisiatif mencari, tetapi hanya menemukan alat pancingnya di lokasi," tambahnya.
Setelah menerima laporan, tim gabungan segera bergerak ke lokasi kejadian. Pencarian dibagi menjadi dua tim, yaitu tim darat untuk menyisir area sekitar lokasi dan tim air untuk melakukan pencarian di perairan. "Setelah upaya pencarian dilakukan, korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, terbenam dalam lumpur, dan untuk selanjutnya kini sedang ditangani aparat kepolisian," ujar Sukadi.
Korban Nurmaya, yang diketahui berasal dari Pandeglang, Banten, Jawa Barat itu telah dibawa ke Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan untuk dilakukan autopsi lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kematiannya.
Tim gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian ini terdiri dari berbagai unsur, antara lain BPBD, DPKP Pos Maridan dan Jenebora, Polsek Penajam, Brimob, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pospol Maridan dan Jenebora, serta tim dari perusahaan Adhi-Naviri-Surya Bakti-KSO yang turut mengerahkan alat berat berupa ekskavator dan ambulans. (*)
Editor : Sukri Sikki