KALTIMPOST.ID, PENAJAM–Kebakaran melanda gedung Hunian Pekerja Konstruksi (HPK) 1 Tower 14 Ibu Kota Nusantara (IKN) di Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Rabu (1/10).
Api diketahui mulai berkobar sekitar pukul 17.08 Wita dan berhasil dipadamkan tim gabungan pada pukul 20.17 Wita.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU Sukadi Kuncoro melaporkan, api melahap lantai tiga dan empat bangunan tersebut, sehingga menyebabkan 24 kamar rusak berat.
Sedikitnya 700 pekerja yang tinggal di tower harus dievakuasi ke hunian sementara di Tower Bengkirai dan Tower Flamboyan.
Kuncoro mengungkapkan, tim bergerak cepat begitu laporan masuk ke Pusdalops pada pukul 18.09 Wita.
"Setelah laporan masuk, tim langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan semua unsur terkait. Pemadaman serta pendinginan selesai dilakukan tim pemadam dan gabungan pada pukul 20.17 Wita," jelasnya.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material cukup besar.
Dalam proses penanganan, sejumlah unsur terlibat, antara lain Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) PPU, BPBD PPU, Polsek Sepaku, Koramil Sepaku, Kementerian PUPR, Otorita IKN, serta beberapa kontraktor pelaksana seperti PT Moris, PT PP, PT Wika, PT Adhi Karya, dan PT IHM.
Sebanyak lima unit mobil pemadam dan tiga unit mobil operasional DPKP PPU dikerahkan. Selain itu, dukungan juga datang dari Kementerian PUPR yang mengirim lima unit mobil tangki suplai air, PT IHM dengan dua unit mobil tangki, serta PT Adhi Karya dengan satu unit mobil tangki.
"BPBD PPU juga melakukan pendataan di lokasi kejadian untuk memastikan jumlah pekerja terdampak serta langkah penanganan selanjutnya," imbuhnya. (*)
Editor : Dwi Restu A