PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Perdagangan dan Perindustrian (KUKM Perindag) terus berupaya meningkatkan kenyamanan aktivitas jual beli di pasar-pasar tradisional. Salah satunya dengan melakukan perawatan rutin Pasar Kecamatan Babulu.
Kepala Dinas KUKM Perindag PPU, Margono Hadi Sutanto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil kunjungan dan dialog bersama para pedagang beberapa waktu lalu. Saat itu, para pedagang menyampaikan sejumlah keluhan terkait kondisi fasilitas pasar, khususnya di area lapak ikan yang sempat sepi pengunjung.
“Dulu waktu pertengahan tahun saya pernah ke sana, kami dengarkan langsung keluhan para pedagang. Di lapak ikan itu kan agak sepi. Mereka memberi banyak masukan, seperti minta dibuatkan pintu tambahan supaya ada akses orang bisa datang. Nah, masukan-masukan itu kita coba akomodir,” ujar Margono, Jumat (10/10/2025).
Ia menambahkan, pihaknya telah melakukan sejumlah perbaikan seperti penggantian atap yang bocor, perbaikan toilet yang mampet, serta penambahan akses pintu di area tertentu. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari perawatan rutin agar kondisi pasar tetap layak dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.
“Kemarin kita sudah ke sana, dan sudah dilakukan perbaikan. Atap-atap bocor kita ganti, toilet yang mampet kita tangani. Itu sebenarnya perawatan rutin saja supaya pedagang dan pengunjung bisa lebih nyaman,” jelasnya.
Margono berharap, setelah perbaikan dilakukan, aktivitas jual beli di Pasar Babulu dapat kembali ramai dan bergairah. Pemerintah daerah, katanya, akan terus berkomitmen mendengarkan aspirasi pedagang serta menjaga agar fasilitas pasar tetap terawat.
“Harapannya sih bisa lebih ramai. Karena kemarin kan aduannya itu kita akomodir, terutama soal pintu di lapak ikan yang katanya kurang banyak. Jadi kita tambahkan, dan keluhan-keluhan lain juga kita coba dengarkan dan tindaklanjuti,” pungkasnya. (*)
Editor : Sukri Sikki