KALTIMPOST.ID, PENAJAM - Polres PPU bersama pemerintah daerah, TNI, dan kelompok tani resmi meluncurkan program Industri Pertanian dan Penanaman Jagung Serentak di lahan Bank Tanah Kelurahan Riko, Kecamatan Penajam, PPU, Selasa (4/11).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis Polda Kalimantan Timur dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis pemanfaatan lahan produktif di wilayah hukum jajaran Polda Kaltim.
Dimulai pada pukul 15.30 Wita dan kegiatan ini dipimpin Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara. Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa Polri bukan sekedar institusi keamanan, namun juga memiliki peran aktif dalam mendukung stabilitas ekonomi masyarakat melalui penguatan sektor pangan.
“Polri hadir bukan hanya dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga mendukung program pemerintah dalam menjaga keseimbangan ekonomi dan kedaulatan pangan. Hari ini kita bukan hanya menanam jagung, tetapi menanam harapan bagi masyarakat agar lahan-lahan tidur kembali produktif,” tegas Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara.
Penanaman dilakukan secara simbolis oleh Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara bersama undangan, dilanjutkan dengan pelaksanaan zoom meeting bersama Kapolda Kalimantan Timur, I rjen Pol Endar Priantoro sebagai pemimpin launching serentak di seluruh jajaran Polda Kaltim.
Total lahan yang tersedia di lokasi mencapai 25 hektar, dan pada tahap awal 8 hektar telah mulai ditanami jagung oleh Kelompok Tani Hamparan Sawit Lestari bekerja sama dengan Polres PPU.
Program ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan produksi jagung lokal, tetapi juga sebagai contoh pola kemitraan antara institusi negara dan masyarakat dalam pengelolaan kawasan pertanian terpadu.
Pelaksanaan kegiatan juga menjadi wujud solid lintas sektor. TNI, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan petani terlibat aktif dalam mendukung program keberlangsungan. Dandim 0913 PPU yang menampilkan Babinsa Serda Eko menyampaikan dukungan penuh TNI terhadap inisiatif pemanfaatan lahan untuk swasembada pangan.
Sementara itu, perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten PPU menyatakan bahwa sektor pertanian Kabupaten PPU sangat potensial, dan kehadiran Polri sebagai mitra lapangan dapat menjadi kekuatan tambahan dalam memperluas produksi pangan berbasis masyarakat.
Baca Juga: Dirut PT BTW PPU Tegaskan Penutupan Metering Dampak Sambaran Petir
Tidak Sederhananya, program penanaman jagung ini direncanakan menjadi kegiatan berkelanjutan yang akan terus memantau dan mengevaluasi. Hasil produksi nantinya juga diharapkan dapat menjadi sumber ekonomi baru bagi kelompok tani sekaligus berkontribusi terhadap ketersediaan pangan lokal.
Editor : Uways Alqadrie