Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Bupati Mudya Noor Hadiri Rakor Kemendikdasmen, Revitalisasi Arah Transformasi Pendidikan Era Modern

Ahmad Maki • Jumat, 14 November 2025 | 18:30 WIB

 

MAJUKAN PENDIDIKAN: Mudyat Noor (kelima kanan) bergandengan tangan dengan kepala daerah lain dan Mendikdasmen Abdul Mu’ti (kelima kiri).
MAJUKAN PENDIDIKAN: Mudyat Noor (kelima kanan) bergandengan tangan dengan kepala daerah lain dan Mendikdasmen Abdul Mu’ti (kelima kiri).

TANGGERANG – Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Daerah dalam Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran Tahun 2026 digelar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Hall 3 Ground Floor, ICE BSD City, Tangerang, Kamis (13/11/2025).

Acara bertema “Sinergi Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” itu dihadiri sejumlah kepala daerah dari berbagai wilayah.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti hadir langsung membuka kegiatan, didampingi Wakil Menteri Fajar Riza Ul Haq, Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, serta Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian.

Dalam kesempatan tersebut, Mudyat Noor bersama para kepala daerah menandatangani komitmen bersama sebagai bentuk dukungan terhadap sinergi pusat dan daerah dalam memajukan pendidikan.

“Revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran Tahun 2026 ini merupakan sinergi yang sangat diperlukan. Program dari pemerintah pusat harus dapat terealisasi secara nyata di daerah,” ujar Mudyat, usai penandatanganan komitmen.

Ia menegaskan bahwa revitalisasi pendidikan tidak hanya menyasar pembenahan fisik sekolah, tetapi juga metode pembelajaran, media belajar, hingga peningkatan kompetensi guru.

“Revitalisasi ini menjadi arah perubahan dalam transformasi pendidikan di era modern saat ini,” tambahnya.

Mudyat menyebut rakor tersebut penting untuk memotret kondisi pendidikan di setiap wilayah, karena kebutuhan dan tantangan daerah berbeda-beda.

“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU sangat menyambut baik dan mendukung penuh sinergi ini. Harapannya, sarana dan prasarana pendidikan semakin maju dan berkembang menyesuaikan kemajuan zaman,” ungkapnya.

Ia menegaskan pendidikan merupakan program prioritas nasional maupun daerah karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat dan masa depan sumber daya manusia.

“Hadirnya program revitalisasi pendidikan ini semakin memperkuat komitmen dan sinergi dalam memajukan dunia pendidikan, tidak hanya bagi Kabupaten PPU, tetapi juga seluruh daerah di Indonesia,” tuturnya.

Baca Juga: Disbudpar PPU Segera Penlok dan Appraisal Lahan Parkir Ekowisata Mangrove Kampung Baru

Sementara itu, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa rakor digelar untuk menyamakan persepsi serta memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan program revitalisasi dan digitalisasi pembelajaran 2026.

“Rakor ini menjadi wadah bagi kepala daerah untuk memberikan masukan dan usulan agar program dapat berjalan sebaik-baiknya. Dukungan kepala daerah adalah kunci sukses implementasi di lapangan,” jelas Mu’ti.

Ia juga meminta kepala daerah memetakan persoalan dan kendala pelaksanaan pendidikan agar penanganan dapat dilakukan secara terukur.

“Program ini tidak sekadar pembangunan fisik sekolah, tetapi juga pembenahan kualitas pembelajaran, pemerataan akses digital bagi peserta didik, serta peningkatan kompetensi tenaga pendidik di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Editor : Muhammad Ridhuan
#Revitalisasi Pendidikan #staf kepresidenan #Mudyat Noor #ppu #hetifah sjaifudian #Mendikdasmen Abdul Mu ti