Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Wabup PPU Buka Laga Pencak Silat Popda Kaltim XVII 2025 di Penajam

Ahmad Maki • Selasa, 18 November 2025 | 12:07 WIB

 

Wabup PPU, Abdul Waris Muin secara simbolis membuka cabang pencak silat Popda Kaltim XVII.   
Wabup PPU, Abdul Waris Muin secara simbolis membuka cabang pencak silat Popda Kaltim XVII.  
 

PENAJAM - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kalimantan Timur XVII 2025 bergulir di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Cabang olahraga pencak silat menjadi pertandingan pembuka bersama dengan cabang atletik dan karate.

Pada upacara pembukaan pencak silat, Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin menyampaikan selamat datang kepada seluruh kontingen yang bertanding di Benuo Taka daerah yang dikenal sebagai Gerbang Nusantara.

“Selamat datang di PPU, daerah yang menjadi pintu gerbang dan siap menjadi tuan rumah bagi seluruh tamu dan sahabat olahraga,” ujarnya, saat membuka cabang pencak silat yang di Dome Anden Oko, Senin (17/11/2025).

Ia menegaskan bahwa penempatan pencak silat sebagai cabang olahraga pertama yang bertanding bukan sekadar urutan jadwal, tetapi menunjukkan kesiapan Ikaran Pencak Silat Indonesia (IPSI) serta komitmen seluruh pihak untuk menyukseskan Popda sejak hari pertama.

Pelatih Pencak Silat PPU, Agus Hariyanto, mengungkapkan bahwa persiapan kontingen dilakukan jauh-jauh hari, yakni sejak enam bulan sebelum pertandingan. Seleksi dilakukan mulai dari tingkat perguruan hingga penentuan atlet yang masuk melalui IPSI PPU.

“Alhamdulillah untuk persiapan PPU sendiri dari enam bulan sebelum pertandingan kita sudah persiapkan dari berbagai seleksi. Persiapannya sudah 100 persen,” ujar Agus.

PPU menurunkan 30 atlet yang terdiri dari kelas laga putra-putri, seni tunggal, seni ganda, dan seni beregu. Selain itu, terdapat lima pelatih yang mendampingi mereka. Dari total atlet, terdapat 10 atlet putra kelas laga, 9 atlet putri, serta peserta dari tingkat SD, SMP, hingga SMA.

Sebelum laga dimulai, seluruh atlet juga telah menjalani tes dan latihan intensif selama enam bulan, dengan jeda istirahat setengah bulan menjelang Popda. “Kita mandiri, fokus latihan di dom. Untuk target sendiri, kita mentargetkan tiga medali emas,” jelasnya.

Agus menambahkan bahwa pencapaian sebelumnya hanya mampu mengamankan satu medali emas. Namun hasil babak kualifikasi Popda di Balikpapan untuk kategori senior memberikan optimisme baru, dengan torehan tiga emas, tujuh perak, dan empat perunggu.

“Melihat pertandingan yang sudah berjalan, kita tetap optimis untuk mencapai target tiga medali emas,” tegasnya.

Agus memastikan evaluasi akan diberikan kepada atlet yang belum berhasil menang pada laga hari pertama. “Pasti ada evaluasi. Kita tingkatkan kembali dari segi fisik dan teknik,” ucapnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
#pencak silat #Popda Kaltim 2025 #Penajam Paser Utara (PPU) #Abdul Waris Muin