PENAJAM – Progres pembangunan kantor Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kini hampir rampung. Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Disdikpora PPU, Ricci Firmansyah, mengungkapkan bahwa pengerjaan fisik telah mencapai sekitar 95 persen.
“Alhamdulillah untuk saat ini progresnya sudah 95 persen dan tinggal pekerjaan penyambungan instalasi saja, sama komisioning untuk jaringan-jaringannya,” jelas Ricci, Senin (24/11/2025).
Ia menyebutkan, kantor tersebut ditargetkan sudah dapat difungsikan secara fungsional pada awal Desember mendatang, sesuai rencana awal. Namun, masih terdapat beberapa bagian yang belum bisa diselesaikan pada tahap kedua ini.
“Ada beberapa areal yang belum ter-cover, seperti halaman parkir, jalan masuk dan pagar. Tapi kalau untuk salurannya dan persiapan badan jalannya sudah kita siapkan dari saat ini. Tinggal itu saja yang lain,” terangnya.
Ricci menuturkan bahwa kelanjutan pembangunan fasilitas pendukung tersebut masih menunggu ketersediaan anggaran. “Secara usulan, kita sudah usulkan, tapi untuk saat ini alokasi anggaran untuk itu belum ada,” ujarnya.
Dengan hadirnya kantor baru ini, seluruh bidang Disdikpora PPU nantinya akan terpusat di satu lokasi. Ricci menilai hal ini akan berdampak besar pada efektivitas pelayanan kepada masyarakat.
“Nanti di lokasi tersebut semua bidang sudah bisa berkumpul jadi satu sehingga proses pelayanan bisa lebih maksimal. Karena enggak terpencar lagi,” katanya.
Ricci juga mengungkapkan bahwa selama ini Disdikpora PPU telah beberapa kali berpindah kantor. “Informasi yang saya terima, Disdikpora itu sudah pindah lebih daripada lima kali. Saat ini kami menumpang salah satu ruangan di gedung Dome Anden Oko dan perpustakaan SMP 21,” tambahnya.
Bangunan baru tersebut juga dirancang lebih representatif dengan kelengkapan fasilitas penunjang pelayanan. “Di gedung itu sudah dilengkapi areal bermain anak, fasilitas ramah disabilitas, ruang laktasi untuk ibu menyusui, dan ruang pelayanan untuk masyarakat maupun guru,” ujar Ricci.
Saat ini pihaknya tengah melakukan persiapan untuk proses pemindahan. “Iya, ini lagi persiapan pindah. Mudah-mudahan di awal bulan Desember gedung tersebut secara fungsional sudah bisa difungsikan,” katanya optimis.
Ricci turut menyampaikan besaran anggaran pembangunan kantor tersebut. “Untuk tahap pertama sekitar Rp15 miliar, dan lanjutan tahap kedua ini Rp8 miliar,” jelasnya. (*)
Editor : Sukri Sikki