Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Heboh Dugaan Penculikan di Penajam, Polres PPU Bergerak Kilat Pelajar 12 Tahun Ditemukan

Ari Arief • Selasa, 2 Desember 2025 | 13:36 WIB

KABUR: Dilaporkan warga dengan dugaan korban penculikan anak, ternyata bukan. Anak tersebut ternyata kabur dari rumah.
KABUR: Dilaporkan warga dengan dugaan korban penculikan anak, ternyata bukan. Anak tersebut ternyata kabur dari rumah.

KALTIMPOST.ID,PENAJAM-Suasana Terminal Penajam, Penajam Paser Utara (PPU) sempat gaduh pada Senin (1/12/2025) pagi. Warga melaporkan adanya dugaan penculikan anak yang membuat Call Center 110 Polres PPU segera menerima laporan darurat pada pukul 10.10 Wita pada hari yang sama.

Namun respons cepat polisi membuahkan kepastian bahwa anak yang dilaporkan sebagai korban dugaan penculikan tersebut ditemukan dalam keadaan aman dan bukan menjadi korban tindak kriminal. 

Laporan dari warga bernama Agutiwarman langsung direspons cepat. Informasi itu diteruskan ke unit Pamapta dan kemudian disampaikan ke Polsek Penajam untuk dilakukan pengecekan lapangan secara taktis.

Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu  Regu I Polsek Penajam, Kanit Reskrim, dan personel Polsek Penajam bergerak menuju terminal hanya beberapa menit setelah laporan diterima. Ketika tiba di lokasi, petugas mendapati seorang anak laki-laki berusia 12 tahun bernama Aji Muhammad Zulfadly Alfayat, pelajar asal Tanah Grogot, Kabupaten Paser, tengah duduk sendirian tanpa pendamping.

Baca Juga: Beredar VN Isu Penculikan Anak di PPU, Polres PPU Turun Tangan Telusuri Kebenaran Informasi Hoaks

Anak tersebut kemudian diamankan dan dibawa ke Polsek Penajam untuk dilakukan pemeriksaan. Dari hasil interogasi, polisi akhirnya menemukan fakta yang menenangkan. Anak itu ternyata kabur dari rumah setelah dimarahi kedua orang tuanya, dan bukan korban tindak pidana seperti yang dikhawatirkan warga.

Setelah mendapatkan pendampingan dan memastikan kondisi anak baik, pihak keluarga datang langsung ke Polsek Penajam untuk menjemput. Penanganan berjalan kondusif dan tanpa ada gangguan.

Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara  melalui Kapolsek Penajam Iptu Syaifudin menegaskan bahwa laporan masyarakat, sekecil apa pun, akan ditindaklanjuti dengan cepat oleh jajarannya.

“Setiap panggilan darurat yang masuk ke 110 adalah prioritas. Kami bergerak cepat untuk memastikan informasi dan keselamatan warga, apalagi terkait anak. Kami bersyukur anak ini ditemukan selamat dan kini sudah kembali bersama keluarganya,” tegasnya.

Baca Juga: Heboh Voice Note Penculikan Anak di PPU: Ketua RT Diminta Waspada Pendatang Baru

Ia juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam memberikan perhatian dan pengawasan kepada anak, terutama dalam situasi emosional yang dapat memicu tindakan impulsif.

Polres PPU mengapresiasi warga yang cepat melaporkan informasi tersebut. “Respons cepat masyarakat sangat membantu kerja kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” tambahnya.

Kejadian ini menjadi pengingat bahwa kolaborasi masyarakat dan kepolisian melalui layanan 110 merupakan kunci dalam mencegah potensi ancaman serta memastikan keselamatan semua pihak.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
#kabur #terminal #heboh #penculikan anak