Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Ketua PGRI PPU Harap Kesejahteraan Guru Tetap Jadi Prioritas

Ahmad Maki • Selasa, 2 Desember 2025 | 19:39 WIB

Dian Ibrahim Jamal menerima potongan tumpeng dari Wabup PPU, Abdul Waris Muin.
Dian Ibrahim Jamal menerima potongan tumpeng dari Wabup PPU, Abdul Waris Muin.

PENAJAM — Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Dian Ibrahim Jamal, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU atas dukungan yang selama ini diberikan kepada organisasi profesi guru tersebut.

Hal itu ia ungkapkan usai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 PGRI yang digelar di Alun-Alun Kantor Bupati PPU, Selasa (2/12/2025). “Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemkab PPU terkait dukungan, baik secara moral maupun spiritual,” ujar Dian.

Ia menjelaskan bahwa beberapa kegiatan PGRI, seperti pelaksanaan Porseni tingkat kabupaten hingga provinsi, sangat terbantu oleh dukungan pemerintah melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora). Menurutnya, tanpa dukungan tersebut, PGRI akan kesulitan mengirimkan peserta ke ajang Porseni tingkat provinsi.

Baca Juga: Wabup PPU Abdul Waris Pimpin Upacara HUT Ke-80 PGRI: Komitmen Penuhi Hak Para Guru

“Kalau dari iuran anggota, kami tidak mampu untuk mengikuti kegiatan Porseni sampai tingkat provinsi. Tapi alhamdulillah sudah beberapa tahun ini berjalan dan tahun ini juga masih di-support. Harapannya tahun depan juga bisa terus di-support sehingga guru-guru yang punya kompetensi bisa mengembangkan bakatnya dan menjadi motivasi bagi murid-muridnya,” tuturnya.

Dian juga menyampaikan, selama masa kepengurusan PGRI Kabupaten PPU periode berjalan terus mendapat pendampingan dari instansi terkait. Terkait jumlah anggota, Dian menyebutkan bahwa berdasarkan database terakhir, sebanyak 2.448 guru dari jenjang TK, SD, SMP, SMA, hingga SMK telah terdaftar dalam sistem pendataan PGRI.

“Terdaftar terakhir itu 2.444 anggota. Masih ada teman-teman yang belum mendaftar karena aplikasi baru dari PB PGRI untuk pendataan ulang,” jelasnya. Dalam hal kesejahteraan guru, Dian menilai pemerintah daerah telah memberikan perhatian yang baik.

Baca Juga: SK Pengurus Karang Taruna PPU Ditunda, Bupati Minta Rekonsiliasi, Ada Apa?

“Alhamdulillah untuk TPP-nya, baik guru negeri maupun honorer, ada peningkatan dari pemerintah Kabupaten. Tidak dibedakan dengan pegawai pemerintah lainnya, sesuai golongan bagi ASN, dan guru honorer juga mendapat tambahan dari pemerintah daerah,” sebutnya.

Meski begitu, ia berharap agar tunjangan guru tetap menjadi prioritas di tengah adanya rencana efisiensi anggaran. “Harapannya di tahun depan, walaupun ada efisiensi, tunjangan guru tetap dipertahankan agar guru-guru bisa menjalankan tugas dengan tenang,” ujarnya.

Dian menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Bupati dan Wakil Bupati untuk memastikan hal-hal pokok seperti Tunjangan Profesi Guru (TPG) tidak dikurangi. “Teman-teman guru harus tenang dalam mengerjakan tugas. Jangan sampai khawatir penghasilan berkurang,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi komitmen pemerintah daerah terhadap seluruh tenaga pendidik. “Tadi Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, juga menyampaikan bahwa pemerintah tetap akan memperhatikan guru honorer maupun PNS, baik yang bertugas di sekolah swasta maupun negeri,” pungkas Dian. (*/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#Penajam Paser Utara (PPU) #pgri #Persatuan Guru Republik Indonesia