KALTIMPOST.ID,PENAJAM-Isu dugaan pembengkakan anggaran dalam penyelenggaraan acara PPU Fest 2024 yang dilontarkan oleh Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Penajam Paser Utara (PPU) menuai tanggapan resmi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) PPU.
Instansi terkait secara tegas membantah telah mengelola dana kegiatan sebesar Rp 3 miliar seperti yang disorot publik.
Meskipun sebelumnya LAKI PPU tidak menyebutkan nama instansi yang mengelola dana, Disbudpar PPU merasa perlu memberikan klarifikasi pada Selasa (16/12) untuk meluruskan informasi yang beredar.
Klaim Anggaran Hanya Rp 800 Juta
Baca Juga: Komitmen Sosial Polres PPU, Partisipasi dalam Kerja Bakti Hari Juang TNI AD
Kepala Bidang Pariwisata dan Pemasaran Disbudpar PPU, Juzlizar Rakhman Selasa (16/12) mengungkapkan bahwa angka yang beredar jauh berbeda dari fakta di lapangan. "Terkait kegiatan PPU Fest Tahun Anggaran (TA) 2024 yang menelan anggaran 3 miliar rupiah, kami dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata tidak pernah mengelola anggaran sebesar itu," tegas Juzlizar Rakhman.
Ia menjelaskan bahwa alokasi anggaran yang tercantum dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dinasnya untuk kegiatan tersebut hanya Rp 800 juta. PPU Fest 2024 sendiri dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai dari tanggal 1 hingga 5 Juli 2024.
"Silakan konfirmasi langsung ke kami. Di DPA kami hanya Rp 800 juta," tambahnya, mengundang LAKI PPU atau pihak lain untuk memverifikasi data.
Kegiatan Terdaftar Resmi dan Libatkan Pelaku Lokal
Baca Juga: Bangun Motivasi dan Integritas, Polres PPU Beri Reward Puluhan Personel Berprestasi
Selain membantah angka anggaran, Juzlizar Rakhman juga menekankan pentingnya PPU Fest sebagai event yang terprogram dan melibatkan banyak pihak lokal.
PPU Fest, menurutnya, merupakan kegiatan yang sudah terdaftar dalam program Kharisma Event Nusantara (KEN), baik di Dinas Pariwisata Provinsi maupun di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Program KEN adalah platform resmi pemerintah untuk mempromosikan event-event unggulan daerah.
Pelaksanaan PPU Fest 2024 juga disebut melibatkan berbagai elemen penting di Penajam Paser Utara, di antaranya pelaku seni daerah/local, para pelaku ekonomi kreatif (ekraf), Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dan Dewan Kesenian Daerah (DKD).
Dengan melibatkan berbagai pihak ini, Disbudpar PPU mengklaim bahwa PPU Fest berperan vital dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi lokal PPU, serta telah sesuai dengan perencanaan yang ditetapkan.(*)
Editor : Thomas Priyandoko