Hal ini menjadi perhatian serius Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) PPU dan Dinas Ketahanan Pangan, yang direalisasikan melalui kegiatan B2SA Goes to School, SD Negeri 013 Penajam, Rabu (17/12/2025).
Kegiatan tersebut melibatkan sebanyak 150 siswa-siswi kelas II dan III SD 013 Penajam. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten PPU, Mulyono, mengatakan program ini bertujuan untuk mewujudkan anak-anak yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
Hal tersebut sebagai pondasi menuju keluarga dan masyarakat yang berkualitas melalui penerapan pola konsumsi pangan sehat berbasis sumber daya lokal, yang tersedia setiap saat dan terjangkau oleh masyarakat.
Ia menyebut bahwa edukasi sejak dini sangat penting dalam membentuk kebiasaan konsumsi pangan yang sehat pada anak-anak.
“Melalui kegiatan B2SA Goes to School ini, kami ingin menanamkan pemahaman kepada anak-anak tentang pentingnya mengonsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman dengan memanfaatkan potensi pangan lokal yang ada di sekitar kita,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SD 013 Penajam, Rusmilawati, dalam sambutannya, menegaskan pentingnya kebiasaan sarapan pagi sebelum berangkat ke sekolah. Ia juga mengingatkan para siswa agar setiap kali makan selalu mengonsumsi protein, sayur, dan buah, serta memilih jajanan yang sehat di lingkungan sekolah.
Melalui program B2SA Goes to School, TP-PKK PPU berharap kesadaran akan pentingnya pola konsumsi pangan sehat dapat terus meningkat, khususnya di kalangan anak-anak sekolah dasar, sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten PPU.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Pokja III TP-PKK PPU, Gunawan, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata kolaborasi dan sinergi antar pihak.
“Kami mengapresiasi kegiatan ini karena merupakan wujud kolaborasi yang mampu meningkatkan peran masing-masing pihak. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dampak yang terukur dalam upaya pencegahan stunting melalui pemanfaatan pangan bermartabat berbasis B2SA,” ungkapnya. (*)
Editor : Sukri Sikki