Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Bupati PPU Mudyat Noor Dorong Organisasi Keagamaan Jadi Pilar Kerukunan

Ari Arief • Sabtu, 27 Desember 2025 | 05:00 WIB

PESAN: Bupati PPU, H Mudyat Noor mengajak organisasi keagamaan  konsisten menebarkan pesan Islam rahmatan lil ‘alamin.
PESAN: Bupati PPU, H Mudyat Noor mengajak organisasi keagamaan konsisten menebarkan pesan Islam rahmatan lil ‘alamin.

KALTIMPOST.ID,PENAJAM-Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, mengajak seluruh elemen organisasi keagamaan di wilayahnya untuk konsisten menebarkan pesan Islam rahmatan lil ‘alamin.

Hal tersebut dinilai krusial dalam menciptakan suasana masyarakat yang damai serta memperkokoh persatuan di tengah keberagaman bangsa.

Pesan ini disampaikan Bupati saat menghadiri agenda ganda, yakni Pendidikan Dasar Kader Nahdlatul Ulama (NU) dan Musyawarah Daerah (Musda) Hidayatullah PPU tahun 2025, yang digelar di Desa Telemow, Kecamatan Sepaku, Jumat (26/12/2025).

Dalam sambutannya, Mudyat Noor memberikan penghormatan atas peran aktif organisasi keagamaan dalam membangun karakter masyarakat.

Ia menegaskan bahwa kemajuan daerah tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga pada stabilitas sosial yang dijaga bersama oleh pemerintah dan lembaga seperti PCNU serta Hidayatullah.

Baca Juga: Kawal Nataru, Operasi Lilin Mahakam di PPU Berlangsung 14 Hari

"Kami sangat menghargai sinergi yang telah terbangun. Harapan kami, kolaborasi ini terus berlanjut guna menjaga keharmonisan serta mempercepat kemajuan di Penajam Paser Utara," tutur Mudyat.

Bupati juga memberikan semangat kepada para kader NU yang sedang mengikuti pelatihan.

Ia berharap proses pengaderan tersebut melahirkan sosok-sosok yang setia pada organisasi, berilmu luas, dan mampu memberi dampak nyata bagi pembangunan umat.

Terkait pelaksanaan Musda Hidayatullah, Mudyat menyoroti pentingnya forum tersebut untuk melakukan evaluasi dan menyusun arah kebijakan strategis lima tahun ke depan.

Ia memuji dedikasi pengurus periode 2020–2025 yang telah banyak berkontribusi di bidang pendidikan dan sosial.

"Lembaga dakwah adalah benteng moral. Di tengah perubahan zaman dan derasnya informasi, kehadiran organisasi yang konsisten membina umat menjadi penyeimbang yang sangat dibutuhkan," tambahnya.

Baca Juga: Mau Liburan ke IKN? Cek Jadwal Operasional Tol Balikpapan-PPU dan Skema Kunjungan Terbaru

Kesempatan  sama, Ketua Panitia sekaligus Kepala Desa Telemow, Munif, melaporkan adanya antusiasme yang meningkat dalam pelatihan tahun ini.

Jumlah peserta melonjak dari 35 orang pada periode sebelumnya menjadi 57 peserta (21 laki-laki dan 36 perempuan).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari hingga 28 Desember ini didukung oleh dana swadaya, organisasi, serta bantuan pemerintah daerah sebesar Rp 75 juta.

Melalui momentum ini, sinergi antara pemerintah dan organisasi lintas agama diharapkan mampu melahirkan gagasan-gagasan inovatif demi kemaslahatan masyarakat PPU secara luas.(*)

Editor : Dwi Puspitarini
#Musda #pcnu #hidayatullah #ppu #Bupati PPU #Bupati PPU Mudyat Noor