Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Cegah Kecelakaan Mudik, Dishub PPU Gratiskan Uji KIR Kendaraan

Ahmad Maki • Senin, 9 Februari 2026 | 17:30 WIB
Sekretaris Dishub PPU, Andi Sunra Satriadi Sumaryo.
Sekretaris Dishub PPU, Andi Sunra Satriadi Sumaryo.

KALTIMPOST.ID, PENAJAM– Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengambil langkah proaktif demi menjamin keselamatan warga yang akan pulang kampung. Bulan ini, Dishub PPU resmi membuka layanan uji KIR gratis guna memastikan seluruh kendaraan operasional dan angkutan umum dalam kondisi prima sebelum lonjakan arus mudik Idul Fitri tiba.

Sekretaris Dishub PPU Andi Sunra Satriadi Sumaryo menegaskan, kesiapan teknis kendaraan adalah harga mati untuk menghindari tragedi di jalan raya.

“Menjelang arus mudik, kendaraan itu harus benar-benar siap. Jangan sampai ada rem blong, lampu mati, atau kendaraan overload yang justru membahayakan pemudik,” tegas Sunra, Senin (9/2/2026).

Dirinya menyebutkan, proses pengujian dilakukan secara mendetail di Kantor Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Penajam. Dengan peralatan modern dan tenaga ahli bersertifikat, setiap kendaraan akan diperiksa mulai dari sistem pengereman dan lampu. Fungsi wiper dan tekanan angin ban. Kapasitas serta daya dukung kendaraan sesuai tonase. Mengingat ketelitiannya, proses pengecekan ini diperkirakan memakan waktu sekitar tiga hingga empat jam per kendaraan.

Salah satu poin utama dalam program ini adalah penghapusan biaya retribusi alias gratis. Sunra berharap kemudahan ini dimanfaatkan maksimal oleh para pemilik kendaraan, mengingat risiko kecelakaan saat volume kendaraan meningkat tajam jauh lebih tinggi.

“Kalau berbayar mungkin masih jadi pertimbangan, tapi ini gratis. Ini murni untuk keselamatan, terutama saat arus mudik yang risikonya jauh lebih tinggi,” terangnya.

Tidak hanya angkutan umum, Dishub PPU juga memberikan peringatan keras kepada pengelola kendaraan proyek dan angkutan barang yang beroperasi di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN). Mengingat jalur mudik akan berbagi ruang dengan kendaraan berat, kelayakan jalan menjadi sangat krusial.

Sunra mengingatkan para pemilik kendaraan proyek untuk memiliki empati terhadap pengguna jalan lainnya yang tengah merayakan hari raya.

“Jangan tunggu kecelakaan dulu baru dicek. Saat Lebaran, yang di jalan bukan hanya kendaraan proyek, tapi juga keluarga dan anak-anak yang mudik,” pungkasnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
#KIR gratis #Andi Sunra Satriadi Sumaryo #DISHUB PPU #Mudik lebaran idul fitri