KALTIMPOST.ID,PENAJAM-Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus melakukan pemantauan ketat terhadap stabilitas harga bahan pokok di pasar-pasar tradisional.
Berdasarkan pembaruan data hingga Rabu (18/02/2026), mayoritas komoditas pangan terpantau stabil, meski terdapat fluktuasi pada beberapa jenis cabai dan ikan.
Kepala Disketapang PPU, Mulyono, menyatakan bahwa pemantauan ini merupakan langkah antisipatif untuk memastikan keterjangkauan harga bagi masyarakat, terutama memasuki periode aktif ibadah Ramadan.
"Kami terus memperbarui data di lapangan untuk memastikan distribusi lancar dan harga tetap dalam kendali. Secara umum, stok pangan di PPU masih mencukupi," kata Mulyono, Kamis (19/02/2026).
Cabai Naik, Beras dan Tepung Melandai
Baca Juga: BREAKING NEWS: Pesawat Diduga Jatuh di Krayan Kaltara, Lokasi di Pegunungan
Berdasarkan data harga rata-rata konsumen, komoditas cabai mengalami kenaikan yang cukup signifikan.
Cabai merah keriting naik 4,92% menjadi Rp 45.714, sementara cabai rawit merah menyentuh angka Rp 73.571 atau naik sebesar 4,04%.
Di sisi lain, harga cabai merah besar juga mengalami tren serupa dengan kenaikan 1,47% ke posisi Rp 49.286 per kilogram.
Kabar baik datang dari komoditas pokok lainnya yang menunjukkan penurunan harga.
Beras medium turun menjadi Rp 13.563 per kilogram, beras medium non-SPHP mengalami penurunan 1,98% ke angka Rp 14.143 per kilogram.
Sedangkan untuk tepung terigu (curah) juga turun drastis sebesar 6,51% menjadi Rp 9.583 per kilogram, dan minyak goreng kemasan melandai ke harga Rp 22.500 per liter.
Baca Juga: Darurat Narkoba? Hubungi 184! BNN Kini Buka Layanan Pengaduan 24 Jam Nonstop
Komoditas Protein dan Barang Stabil
Untuk sektor protein, harga daging sapi murni bertahan di angka Rp 150.000 per kilogram,, sedangkan telur ayam ras stabil di Rp 30.000 per kilogram. Namun, terdapat kenaikan pada ikan tongkol sebesar 2,22% menjadi Rp 38.333 per kilogram.
Beberapa bahan pokok lainnya terpantau stabil tanpa perubahan harga (0%), di antaranya kedelai biji kering (impor) Rp 10.900, bawang merah Rp 45.000, bawang putih bonggol Rp 40.000, beras SPHP Rp 13.000 per kilogram, dan Minyakita Rp 15.700 per liter.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Hari Ini, Kamis 19 Februari 2026 untuk Wilayah Balikpapan, Paser, dan Penajam
Mulyono menambahkan, fluktuasi harga pada kelompok cabai dan ikan biasanya dipengaruhi oleh faktor cuaca yang berdampak pada hasil panen dan tangkapan nelayan.
Pemerintah daerah melalui Disketapang akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menjaga agar lonjakan harga tidak membebani daya beli masyarakat Penajam Paser Utara di masa depan.(*)
Baca Juga: Menyelamatkan Sentumo, BRIN Mulai Dokumentasi Tradisi Lisan Suku Paser yang Nyaris Punah
Editor : Dwi Puspitarini