KALTIMPOST.ID-Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), menggelar kegiatan bakti sosial berupa pembagian paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, Rabu (11/3).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian program Ramadhan Berkah bersama PGRI yang digagas para guru dan tenaga kependidikan di wilayah tersebut.
Ketua PGRI Kecamatan Waru Lili Suriani mengatakan kegiatan berbagi itu merupakan wujud kepedulian para pendidik kepada masyarakat, khususnya mereka yang memerlukan bantuan saat Ramadan.
Menurutnya, kegiatan sosial itu tidak hanya menyasar masyarakat di Kecamatan Waru, tetapi juga menjangkau beberapa daerah lain yang memiliki keterkaitan dengan para guru yang pernah bertugas di wilayah tersebut.
“Alhamdulillah tahun ini kami kembali dapat berbagi kepada sesama. Semoga bantuan ini menjadi berkah dan sedikit meringankan beban saudara-saudara kita,” ujar Lili yang juga menjabat sebagai kepala SMP 13 PPU.
Dalam kegiatan tersebut, PGRI Waru menyalurkan sekitar 70 paket sembako. Agenda diawali dengan kegiatan pembukaan di SMP 13 PPU yang turut dihadiri ketua PGRI PPU Dian Ibrahim Jamal.
Setelah itu, para guru bersama pengurus PGRI langsung mendistribusikan bantuan kepada para penerima.
Lili menjelaskan, sasaran utama penerima bantuan adalah masyarakat kurang mampu, termasuk pensiunan guru dan tenaga kependidikan yang memerlukan perhatian.
Beberapa di antaranya merupakan pensiunan yang sedang mengalami sakit maupun hidup dalam kondisi ekonomi yang terbatas.
Menurutnya, kegiatan itu juga menjadi bentuk penghargaan terhadap jasa para pendidik yang telah mengabdikan diri dalam dunia pendidikan.
“Itu bagian dari bhakti kami kepada para pahlawan pendidikan, khususnya pensiunan guru dan tenaga kependidikan yang pernah mengabdi,” katanya.
Dalam proses pendistribusian, para guru dari berbagai sekolah di Kecamatan Waru turut terlibat langsung.
Mereka bersama-sama menyalurkan bantuan kepada para penerima sebagai bentuk solidaritas dan kebersamaan di kalangan insan pendidikan.
PGRI Waru berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Lili menegaskan, bantuan yang disalurkan merupakan hasil gotong royong para guru dan tenaga kependidikan di wilayah Waru.
“Kami berharap kegiatan ini bisa terus dilakukan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian sosial dari para pendidik kepada masyarakat,” pungkasnya. (rd)
Editor : Romdani.