KALTIMPOST.ID, PENAJAM — Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) turun langsung meninjau sejumlah titik vital transportasi dalam rangka pengamanan arus mudik Lebaran 2026.
Peninjauan dilakukan saat pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam 2026 pada Jumat malam (20/3/2026), guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif di wilayah PPU.
Beberapa lokasi strategis yang dipantau antara lain Pelabuhan Feri Penajam sebagai pusat penyeberangan menuju Balikpapan, pelabuhan speedboat, hingga jalur darat Trans Kalimantan yang rawan kepadatan dan kecelakaan lalu lintas.
Baca Juga: Libur Lebaran, Polres PPU Pertebal Pengamanan Jalur Mudik dan Objek Wisata
“Operasi ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi wujud nyata kehadiran pemerintah bersama TNI dan Polri dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya para pemudik,” ujar Mudyat Noor.
Ia juga mengapresiasi sinergi lintas sektor yang terlibat, mulai dari kepolisian, TNI hingga instansi terkait lainnya yang telah bekerja maksimal dalam pengamanan arus mudik.
Menurutnya, kesiapan personel, sarana prasarana, serta pos pelayanan di lapangan sudah cukup baik. Ia berharap seluruh rangkaian pengamanan dapat berjalan lancar sehingga masyarakat bisa merayakan Hari Raya dengan aman dan nyaman.
Baca Juga: Motif Sadis Mutilasi di Samarinda, Pelaku Kesal Dituduh Selingkuh dengan Ibu Angkat
Selain itu, Mudyat Noor mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik.
“Bagi masyarakat yang hendak menyeberang melalui pelabuhan, diharapkan bersabar mengikuti antrean dan memanfaatkan fasilitas di pos pelayanan. Keselamatan adalah yang utama,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua DPRD PPU Raup Muin, Kapolres PPU Andreas Alex Danantara, Dandim 0913 PPU Andhika Ganessakti, serta Sekda PPU Tohar.(*)
Editor : Thomas Priyandoko