KALTIMPOST.ID, PENAJAM – Menjelang perayaan Idulfitri 2026, pelayanan kesehatan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dipastikan tetap berjalan tanpa gangguan.
Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Aji Putri Botung (RAPB) menegaskan komitmennya untuk terus memberikan layanan optimal kepada masyarakat selama masa libur Lebaran.
Direktur RSUD RAPB, Lukasiwan, menyampaikan bahwa sektor kesehatan merupakan layanan esensial yang tidak mengenal hari libur.
Karena itu, seluruh sistem pelayanan telah diatur agar tetap beroperasi normal selama periode tersebut.
“Pelayanan selama Lebaran aman, sudah kita atur,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sejumlah unit vital seperti Instalasi Gawat Darurat (IGD), Intensive Care Unit (ICU), kamar operasi darurat, laboratorium, hingga unit transfusi darah tetap beroperasi 24 jam.
Selain itu, layanan obat-obatan juga berjalan seperti biasa. Hanya poli rawat jalan yang untuk sementara dihentikan selama libur Lebaran.
“Yang tutup hanya poli rawat jalan, lainnya tetap buka,” tegasnya.
Baca Juga: Karhutla Gunung Steleng Cepat Dipadamkan, Lahan Terbakar 0,03 Hektare
Untuk menjamin kelancaran operasional, jadwal tenaga kesehatan telah disusun secara khusus. Seluruh petugas tetap siaga di tempat dan tidak menerapkan sistem kerja fleksibel atau work from anywhere (WFA).
“Kita standby saat libur. Tidak ada WFA,” katanya.
Menurutnya, pelayanan kesehatan tidak memungkinkan dilakukan secara jarak jauh karena membutuhkan penanganan langsung terhadap pasien.
“Tidak mungkin mengobati dari rumah. Harus tatap muka,” ucapnya.
Di sisi lain, Kepala Disdukcapil PPU, Waluyo, memastikan pelayanan administrasi kependudukan tetap berjalan selama cuti bersama Lebaran.
Ia menyebut, meskipun ada penerapan WFA, pelayanan kepada masyarakat tetap dibuka, khususnya pada 25 hingga 27 Maret 2026.
“Pelayanan di Disdukcapil PPU tetap berjalan seperti biasa selama penerapan WFA, baik di awal maupun akhir cuti bersama,” jelasnya.
Baca Juga: Kasus Campak Berpotensi Menyebar Cepat di PPU, RSUD RAPB Imbau Warga Lebih Waspada
Masyarakat pun tidak perlu khawatir untuk mengurus dokumen seperti KTP, Kartu Keluarga, akta kelahiran, maupun dokumen lainnya.
Seluruh layanan tetap dibuka dengan penyesuaian sistem kerja agar tetap optimal.
Waluyo juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan secara tertib dan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan.
“Prinsipnya, kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, meskipun dalam kondisi penyesuaian pola kerja,” tambahnya.
Penegasan serupa disampaikan Sekretaris Daerah PPU, Tohar. Ia menekankan bahwa pelayanan dasar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bersentuhan langsung dengan masyarakat harus tetap berjalan.
Baca Juga: Bangun Komunikasi Terbuka, Kemenag PPU Ajak Guru Agama Katolik 'Curhat' Kendala Administrasi
Menurutnya, layanan kesehatan dan administrasi publik tidak boleh terhenti, meski dalam masa libur Lebaran.
“Pelayanan dasar yang berhadapan langsung dengan masyarakat harus tetap jalan. Tidak bisa dikesampingkan,” pungkasnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi