Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Lansia Ditemukan Meninggal Dunia di Sepaku, Diduga Korban Buaya

Ahmad Maki • Minggu, 5 April 2026 | 13:39 WIB
Ilustrasi

 
Ilustrasi  

 

PENAJAM -  Upaya pencarian terhadap Jikram (65), warga RT 03 Jalan Datu Nondol Kelurahan Sepaku yang dilaporkan hilang sejak, Sabtu (4/4/2026) berakhir tragis. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (5/4/2026) di aliran sungai sekitar wilayah RT 01 Kelurahan Sepaku, Kecamatan Sepaku.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Nurlaila, menyebutkan kronologi kejadian bermula saat Jikram berangkat dari kediamannya pada Sabtu sekitar pukul 05.30 Wita menuju kebun untuk menderes karet. Kekhawatiran pihak keluarga muncul ketika korban tak kunjung pulang pada pukul 10.00 Wita.

"Di mana waktu tersebut menjadi jam rutin korban kembali ke rumah," ujarnya dalam keterangannya rilisnya.

Baca Juga: Intip Spesifikasi dan Harga Honda PCX 160 2026 OTR Balikpapan, Hadir dengan Varian Warna Mewah  

Pihak keluarga bersama warga sempat melakukan pencarian mandiri dan hanya menemukan barang-barang pribadi milik korban. Berupa telepon genggam, rokok, dan topi yang masih tertinggal di pondok peristirahatan kebun. Bersama tim gabungan yang terdiri dari BPBD PPU, Basarnas, DPKP Pos Sepaku, Polsek Sepaku, serta aparat kelurahan dan warga setempat langsung melakukan penyisiran intensif.

"Pencarian dilakukan di dua medan, yakni penyisiran darat di area hutan kebun dan penyisiran sungai menggunakan perahu. Pencarian hari pertama sempat dihentikan pada dini hari pukul 01.30 Wita karena terkendala kondisi di lapangan," katanya.

Dihari kedua (Minggu) Jasad korban ditemukan sekitar pukul 08.45 Wita. Tim menerima informasi dari warga sekitar yang melihat jenazah terapung di sungai. Jasad korban ditemukan sekitar 150 meter dari titik awal lokasi kehilangan. Berdasarkan hasil identifikasi visual di lapangan, terdapat luka serius pada bagian leher dan pergelangan tangan kanan korban.

"Diduga korban mengalami terkaman binatang buas (buaya) saat sedang mengambil air di pinggir sungai dekat area kebunnya," jelas.

Baca Juga: Wali Kota Balikpapan Desak Pemprov Kaltim Perbaiki Jalan Soekarno-Hatta dan Mulawarman yang Rusak  

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk proses pemakaman. "Kami mengimbau warga yang beraktivitas di sekitar pinggiran sungai untuk tetap waspada terhadap potensi ancaman serangan predator di wilayah tersebut," imbuhnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
#meninggal #BPBD PPU #sepaku #buaya