Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Prediksi Suhu Capai 42 Derajat, Jamaah Haji PPU Diimbau Siaga Cuaca Ekstrem

Ahmad Maki • Minggu, 26 April 2026 | 13:52 WIB
dr One Ari Agustin
dr One Ari Agustin
 
 
KALTIMPOST.ID, PENAJAM–Menjelang keberangkatan jamaah haji Penajam Paser Utara (PPU) yang tergabung dalam Kloter 8 Embarkasi Balikpapan, kesiapan fisik dan kesehatan menjadi prioritas utama. Sebab, para jamaah diprediksi akan menghadapi cuaca ekstrem di Arab Saudi yang saat ini memasuki musim peralihan.
 
Tenaga Kesehatan Haji Daerah (TKHD) PPU dr One Ari Agustin menjelaskan, suhu di Mekkah diperkirakan di antara 39–42 derajat celcius. Untuk memitigasi risiko dehidrasi dan heatstroke, petugas telah membekali jamaah dengan sejumlah alat pelindung diri (APD) dan protokol kesehatan yang ketat. Dia menekankan pentingnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) saat beraktivitas di luar ruangan.
 
Baca Juga: Aji Mohd Tommy Nakhodai Baseball Paser, Targetkan Emas di Porprov 2026
 
“Seperti topi dan payung untuk berlindung dari paparan langsung matahari. kacamata hitam dan sunscreen guna melindungi kulit dan mata serta semprotan air (water spray) air zamzam untuk menjaga kelembapan wajah,” kata dr One sapaan dr One Ari Agustin, dikonfirmasi media ini, Minggu (26/4).
 
Selain itu, jamaah juga diwajibkan menjaga asupan cairan dengan minum air putih setiap jam, atau satu - dua teguk setiap 15 menit, tanpa menunggu rasa haus muncul. “Setiap jamaah juga telah dibekali 10 saset oralit sebagai bagian dari starter kit kesehatan mereka,” ujarnya.
 
Dari total 149 jamaah haji asal PPU, sekitar 60 – 70 persen masuk dalam kategori risiko tinggi (Risti). Kategori itu didominasi lansia dan yang memiliki penyakit penyerta (komorbid), seperti hipertensi (tekanan darah tinggi), diabetes melitus (kencing manis), serta penyakit jantung.
 
Baca Juga: PSS Sleman Bakal Kerja Keras Demi Pertahankan Posisi Puncak
 
“Terkait persyaratan administrasi kesehatan, seluruh jamaah dipastikan telah menyelesaikan tahapan vaksinasi wajib, yang meliputi vaksin Meningitis, Polio, dan COVID-19,” jelasnya.
 
Dokter One juga menghimbau agar jamaah yang hendak memasuki masa sepuluh hari menjelang keberangkatan untuk mulai membatasi aktivitas sosial, termasuk acara syukuran besar - besaran yang menguras energi.
 
"Kami sarankan jamaah untuk fokus beristirahat. Maksimal H-3 keberangkatan sudah tidak boleh ada acara-acara lagi. Untuk sekarang, cukup olahraga ringan seperti jalan kaki 30 menit di sekitar rumah dan menjaga pola makan," pungkasnya.
 
Baca Juga: Harga Plastik Melonjak, Pedagang Sayur di Penajam Keluhkan Penurunan Pendapatan
Editor : Dwi Restu A
#cuaca ekstrem #antisipasi #haji #mekkah