KALTIMPOST.ID, - Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) merilis pantauan harga komoditas pangan terbaru per 30 April 2026.
Kepala Disketapang PPU, Mulyono, mengungkapkan adanya fluktuasi harga yang cukup kontras pada beberapa komoditas dapur utama di wilayah Benuo Taka, PPU.
Berdasarkan data lapangan, kenaikan paling signifikan terjadi pada kelompok bumbu pedas dan protein laut.
Cabai rawit merah mengalami lonjakan harga sebesar 7,77% atau naik Rp 5.000, kini menyentuh angka Rp 69.375 per kilogram.
Kenaikan tajam juga terlihat pada ikan tongkol yang meroket 11,48% ke harga Rp 35.833 per kilogram.
Berikut adalah rangkuman pergerakan harga pasar di PPU:
Komoditas yang Mengalami Kenaikan:
Ikan tongkol: Rp 35.833 (+11,48%)
Cabai rawit merah: Rp 69.375 (+7,77%)
Ikan bandeng: Rp 30.167 (+2,84%)
Minyak goreng kemasan: Rp 22.750 (+1,68%)
Tepung terigu kemasan: Rp 13.167 (+1,28%)
Bawang Putih Bonggol: Rp 39.000 (+1,11%)
Komoditas yang Mengalami Penurunan:
Ikan kembung: Rp 35.000 (-6,67%)
Daging ayam ras: Rp 35.500 (-4,49%)
Cabai merah keriting: Rp 46.250 (-3,90%)
Cabai merah besar: Rp 55.000 (-3,30%)
Telur ayam ras: Rp 31.167 (-3,11%)
Bawang merah: Rp 46.143 (-0,92%)
Stabilitas Harga Beras dan Sembako Utama
Di tengah gejolak harga cabai, sektor beras terpantau relatif stabil. Beras premium mengalami penurunan tipis ke harga Rp 16.250, sementara beras medium tetap bertahan di angka Rp 13.875 per kilogram.
Demikian pula dengan Beras SPHP yang masih dipatok pada harga Rp 13.000 per kilogram.
Beberapa komoditas lain yang tidak mengalami perubahan harga (stagnan) antara lain daging sapi murni yang tetap di angka Rp 150.000, kedelai impor (Rp 11.800), Minyakita (Rp 15.700), serta garam konsumsi (Rp 8.971).
Mulyono mengimbau masyarakat untuk tetap tenang karena secara umum ketersediaan stok pangan di PPU masih mencukupi.
Pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan rutin guna mengantisipasi spekulasi harga di tingkat pedagang.
Editor : Hernawati