Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Tingkatkan Akses Air Bersih, Bupati PPU Targetkan Cakupan 80 Persen dalam Dua Tahun

Ahmad Maki • Senin, 11 Mei 2026 | 11:43 WIB
Bupati PPU, Mudyat Noor. (IST)

 
Bupati PPU, Mudyat Noor. (IST)  

 

PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus memacu percepatan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat. Dikonfirmasi ulang, Bupati PPU, Mudyat Noor berencana mempercepat peresmian SPAM Waru yang diprediksi akan dilakukan pada minggu ke empat bulan ini, yakni sekitar 25 Mei.

Mudyat Noor, menegaskan, ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah daerah untuk meningkatkan rasio layanan air bersih yang selama ini masih berada di bawah angka 40 persen.

"Dengan selesainya beberapa proyek strategis, cakupan air bersih di PPU dapat melonjak drastis," kata Mudyat Noor, Senin (11/5/2026).

Ia juga menyebutkan, salah satu target utama pemerintah adalah wilayah Sepaku. Mudyat berharap dalam satu tahun ke depan, akses air bersih di kawasan tersebut dapat mencapai 100 persen. Hal ini sejalan dengan percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah yang menjadi bagian dari Ibu Kota Nusantara (IKN) tersebut.

"Kami berharap dalam 20 tahun ke depan, pemenuhan kebutuhan air bersih kita yang selama ini tidak mencapai 40 persen, bisa kita dorong mencapai angka 70 hingga 80 persen dalam dua tahun ke depan," ujar Mudyat Noor.

Baca Juga: Kisah Bayi Reyhan: Berhasil Operasi UDT Berkat Bantuan Dana Zakat Baznas Kaltim

Selain peresmian SPAM Waru, pemerintah saat ini juga tengah fokus pada proses revitalisasi Bendung Lawe-Lawe, baik di sisi hulu (atas) maupun hilir (bawah). Proyek revitalisasi ini bertujuan untuk menambah debit air guna mendukung distribusi ke wilayah-wilayah yang selama ini mengalami kendala.

Sementara PR besar untuk kawasan Api-api, Bupati mengakui adanya tantangan geografis di beberapa titik, seperti wilayah Api-api yang berada di antara Waru. Namun ia menegaskan bahwa solusi teknis tengah disiapkan.

Sementara itu, untuk wilayah Babulu, pemerintah telah merencanakan pembangunan SPAM Regional tersendiri guna memastikan keamanan pasokan air di sana.

Berdasarkan data terbaru, saat ini, ia mengklaim persentase cakupan air bersih di PPU telah menunjukkan tren kenaikan ke angka 41 persen. Dengan target pencapaian 70-80 persen dalam dua tahun ke depan, pemerintah daerah berkomitmen untuk menjadikan isu air bersih sebagai prioritas utama demi kesejahteraan masyarakat.

"Insyaallah, tahun depan Sepaku bisa 100 persen terpenuhi semua, sekitar 6.000 SR (Sambungan Rumah)," pungkasnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
#air bersih #pemkab ppu #Mudyat Noor #Penajam Paser Utara (PPU)