Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Siasati Keterbatasan Anggaran, Pemkab PPU Pacu Kreativitas Desa Melalui Festival Inovasi 2026

Ahmad Maki • Senin, 11 Mei 2026 | 14:45 WIB
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab PPU, Nicko Herlambang
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab PPU, Nicko Herlambang

 

KALTIMPOST.ID, PENAJAM – Langkah nyata untuk mendorong kemandirian wilayah terus digulirkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU). Meski dihadapkan pada situasi keterbatasan anggaran, Pemkab PPU tetap berkomitmen menggelar Festival Inovasi PPU 2026 sebagai wadah adu kreativitas bagi seluruh desa dan kelurahan di Benua Taka.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab PPU, Nicko Herlambang mengungkapkan, festival itu dirancang bukan sekadar seremoni tahunan.

Lebih jauh, ajang itu menjadi instrumen evaluasi kinerja sekaligus kompetisi sehat yang mencakup tiga kategori utama, yakni lomba kelurahan, lomba desa, serta lomba produk unggulan dan Teknologi Tepat Guna (TTG).

Baca Juga: Sasar Pelajar di Melak, Dishub Kubar Masifkan Sosialisasi Keselamatan Jalan dan Bahaya Narkoba

"Meski kondisi keuangan terbatas, tetap menuntut setiap desa dan kelurahan untuk terus berinovasi. Fokus utamanya adalah bagaimana menggairahkan partisipasi masyarakat di wilayah masing-masing," ujar Nicko saat dikonfirmasi, Senin (11/5).

Hingga saat ini, Nicko menyebut berbagai gebrakan mulai terlihat di lapangan. Mulai penguatan program ketahanan pangan hingga inovasi taktis di bidang lingkungan dan kebersihan.

Dalam prosesnya, setiap desa atau kelurahan wajib mempresentasikan capaian kinerja mereka selama setahun terakhir, lengkap dengan dokumen pendukung sebagai bukti validitas inovasi yang dijalankan.

Baca Juga: BKN Terapkan Aturan Baru, PNS dengan Kondisi Ini Tak Bisa Naik Pangkat 2026

Festival ini sendiri merupakan kelanjutan dari program strategis Sekolah Inovasi Desa yang digagas Bupati PPU Mudyat Noor sejak setahun silam. Nicko menegaskan, bagi para pemenang di tingkat kabupaten, tantangan lebih besar sudah menanti di depan mata.

Pemenang di tingkat kabupaten nantinya akan dikirim sebagai perwakilan PPU, untuk bersaing di lomba serupa tingkat Provinsi Kalimantan Timur, tegasnya.

Sesuai jadwal, rangkaian acara akan memasuki tahap presentasi pada 20 Mei mendatang. Puncaknya, Pemkab akan menggelar pameran potensi desa yang tidak hanya melibatkan pelaku UMKM lokal, tetapi juga mengundang investor yang berminat melirik potensi di tingkat tapak.

Baca Juga: DPRD Bontang Dorong Penyetopan Sementara dan Evaluasi Retribusi Wisata Bontang Kuala

"Kita harus cerdik di tahun 2026 ini. Terus berinovasi dan bergerak untuk kemajuan daerah," tambah Nicko.

Sebelumnya, Pemkab melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) telah melaksanakan sosialisasi intensif bertajuk Kolaborasi, Inovasi, dan Kemajuan untuk PPU Berkelanjutan di Aula Kantor Bupati.

Ada momen tahapan lomba telah dimulai dengan penunjukan peserta tingkat kecamatan pada awal Mei, disusul penilaian tingkat kabupaten sepanjang Mei ini, hingga persiapan menuju tingkat provinsi pada Juni 2026 mendatang. (*)

Editor : Dwi Restu A
#inovasi #Keterbatasan Anggaran #Pemkab Penajam Paser Utara