PENAJAM - Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Iduladha 1447 Hijriah, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar Inspeksi Dadakan (Sidak) secara terpadu di sejumlah pasar rakyat dan toko swalayan. Kegiatan ini bertujuan memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok penting (Bapokting), Kamis (21/5/2026).
Turut hadir memimpin jalannya pemantauan lapangan tersebut Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin, Kasdim 0913/PPU Mayor Arm Antha Hi Jusuf, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (KUKM Perindag) PPU Muhammad Yusuf Basra, serta Kepala Bagian Ekonomi PPU Krisna Aditama.
Baca Juga: Polres Mahulu Kerahkan 148 Personel Amankan Piltikam: Distribusi Logistik Mulai Dilakukan
TPID menyisir enam lokasi perdagangan utama yang menjadi urat nadi pemenuhan kebutuhan masyarakat PPU. Seperti Pasar Induk Penajam, Pasar Waru, Fina Mart, PJA Mart Penajam, RJS Petung, hingga Ujung Pandang Grosir Waru.
Kepala Bagian Ekonomi PPU Krisna Aditama, menyebutkan bahwa berdasarkan hasil pantauan di lapangan, harga sejumlah komoditas utama tercatat masih relatif stabil, meski terdapat variasi harga antara pasar rakyat dan pihak distributor.
Dari hasil sidak TPID PPU merincikan harga untuk beras (kemasan 5 Kg) yang eragam mulai dari jenis Jempol (Rp 81.000), Mawar Melati (Rp 85.000), Permata (Rp 84.000), hingga varian premium seperti Sedap Wangi yang menyentuh Rp 95.000.
"Sementara itu, gula pasir berada di angka Rp 18.600/kg. Sementara minyak goreng kemasan dibanderol Rp 45.500/liter, Bimoli Rp 22.000 - Rp 23.000/liter, dan Minyakita terpantau di harga Rp 18.000/liter," urainya.
Baca Juga: Tak Kuat Menanjak di Gunung Pesikng Kubar, Truk Masuk Jurang, Sopir Tewas Tertimpa Kendaraan Sendiri
Sedangkan untuk cabai rawit merah berada di kisaran Rp 70.000 - Rp 90.000/kg, cabai rawit hijau Rp 80.000/kg. Untuk bawang merah berada di kisaran Rp 40.000 - Rp 50.000/kg dan bawang putih Rp 39.000 - Rp 40.000/kg.
"Untuk harga daging sapi stabil di angka Rp 150.000/kg, daging ayam ras berkisar Rp 35.000 - Rp 39.000/kg, dan telur ayam ras berada di angka Rp 37.000 - Rp 60.000/kg tergantung ukuran dan kualitas," jelasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati PPU, Waris Muin, menegaskan bahwa langkah sidak terpadu ini merupakan komitmen nyata Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU dalam menekan laju inflasi daerah dan melindungi daya beli masyarakat menjelang hari raya.
"Sidak ini sengaja kami lakukan secara mendadak untuk melihat kondisi riil di pasar. Mencegah terjadinya kelangkaan barang maupun lonjakan harga yang tidak wajar yang kerap memanfaatkan momentum hari besar keagamaan. Kami ingin menjamin kelancaran pasokan barang di seluruh wilayah PPU tetap aman," ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aksi borong (panic buying). "Stok pangan kita secara umum tersedia dengan baik dan jalur distribusi lancar. Pemerintah daerah juga telah menyiapkan langkah intervensi pasar, salah satunya lewat penjualan sembako murah guna menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen," tambahnya. (*)
Editor : Sukri Sikki