Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Menengok Air Terjun Tembinus PPU, Wisata Alam Tersembunyi Penyokong Kawasan IKN

Ari Arief • Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:56 WIB
TEMBINUS: Objek Wisata Air Terjun Tembinus di Kecamatan Sepaku, PPU.(dok/kp)
TEMBINUS: Objek Wisata Air Terjun Tembinus di Kecamatan Sepaku, PPU.(dok/kp)

KALTIMPOST.ID,PENAJAM–Di tengah masifnya pembangunan infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyimpan potensi wisata alam tersembunyi yang belum banyak terjamah. Salah satunya adalah Air Terjun Tembinus, sebuah destinasi yang terletak di pedalaman Kecamatan Sepaku dan kini digadang-gadang menjadi salah satu ekowisata unggulan penyangga ibu kota baru Republik Indonesia itu.

Destinasi yang sering dijuluki warga setempat sebagai "Niagara Tembinus" ini memiliki daya tarik berupa hamparan dinding tebing batu besar setinggi hampir 30 meter. Di bawahnya, terbentuk kolam alami berair jernih yang bersumber langsung dari aliran air pegunungan tropis yang masih terjaga keasriannya. Pengunjung yang datang banyak memanfaatkan waktu dengan mandi pada kolam ini, dan sebagian lainnya menjadikan latar belakang air terjun untuk foto swa-mandiri alias selfie. 

Secara geografis, Air Terjun Tembinus ini berada di dalam kawasan Hak Guna Usaha (HGU) PT ITCI Hutani Manunggal (IHM), sebuah area hutan industri dan konservasi. Lokasinya berjarak sekitar 90 menit perjalanan dari Titik Nol IKN, atau berkisar tiga jam dari pusat pemerintahan Kabupaten PPU maupun Kota Balikpapan.

Baca Juga: Marak Perundungan Anak, Satlantas Polres PPU Sasar Tiga Sekolah Dasar

Dalam catatan Kaltim Post yang selama ini kerap membuat laporan tentang objek wisata, meski menawarkan pesona alam yang memukau, aksesibilitas menuju lokasi ini masih menjadi tantangan tersendiri bagi para pelancong. Wisatawan harus melewati jalur logistik (hauling) yang kerap dilintasi truk-truk besar milik perusahaan industri dan tambang. Pelancong perlu waspada dan meningkatkan kehati-hatian karena tiap saat bisa saja berpapasan dengan kendaraan berat ini.

Pada musim kemarau kondisi jalur tersebut cenderung berdebu, sementara pada musim penghujan trek berpotensi menjadi licin dan berlumpur. Setelah sampai di area parkir kendaraan, pengunjung masih harus melakukan trekking selama lima menit untuk menembus hutan lebat sampai kemudian bertemu dengan gemuruh air terju

Mengingat letaknya yang berada di pedalaman dan jalur lintasan kendaraan berat, para pengunjung yang ingin datang diimbau untuk menggunakan kendaraan yang tangguh, memakai alas kaki anti-slip, serta membawa perbekalan yang cukup karena minimnya fasilitas pariwisata di sekitar lokasi.

Baca Juga: Kunjungi Tana Paser, Kemenag PPU Bidik Sukses Zona Integritas Sesepuh

Wisatawan juga sangat diharapkan menjaga kebersihan demi mempertahankan statusnya sebagai salah satu hidden gem alam di Kalimantan Timur.

Dengan letaknya yang strategis dari delineasi IKN, objek wisata ini diprediksi akan menjadi magnet baru bagi pemenuhan kebutuhan rekreasi dan melepas penat bagi para pekerja maupun warga di kawasan ibu kota dalam beberapa tahun ke depan.(*)

Editor : Thomas Dwi Priyandoko
#air terjun tembinus #wisata #IKN #ppu