Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres PPU Hijaukan Pesisir Pantai Nipah-Nipah dengan 1.000 Mangrove

Ari Arief • Jumat, 12 Juni 2026 | 13:58 WIB
TANAM MANGROVE: Sambut HUT Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Polres PPU bersama pemerintah daerah menanam seribu pohon mangrove di kawasan Pantai Nipah-Nipah, Penajam.(humas polres ppu)
TANAM MANGROVE: Sambut HUT Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Polres PPU bersama pemerintah daerah menanam seribu pohon mangrove di kawasan Pantai Nipah-Nipah, Penajam.(humas polres ppu)

 

KALTIMPOST.ID,PENAJAM–Kawasan pesisir Pantai Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Penajam Paser Utara (PPU( tampak berbeda pada Jumat (12/6) pagi. Ratusan personel Polres PPU, Bhayangkari, bersama pemerintah daerah dan masyarakat setempat, kompak turun ke bibir pantai untuk menanam 1.000 bibit mangrove.

Aksi hijau yang melibatkan sekitar 200 peserta ini digelar sebagai langkah konkret menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus menandai peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 di wilayah hukum PPU.

Dipimpin langsung oleh Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara, aksi ini menegaskan komitmen Polri dalam memperkuat sinergi dengan masyarakat guna melindungi kawasan pesisir dari ancaman abrasi yang kian nyata.

Baca Juga: Sejarah Baru Piala Dunia, Laga Pembuka Paling Brutal, Tiga Pemain Diusir Keluar Lapangan

Sejak pagi, suasana kebersamaan sudah terasa di lokasi. Usai menggelar apel dan penyerahan bibit secara simbolis, seluruh peserta langsung menyusuri lumpur dan genangan air laut untuk menancapkan satu per satu bibit mangrove.

Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara menegaskan bahwa momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini harus membawa manfaat nyata. Polri tidak hanya berfokus pada pelayanan keamanan, tetapi juga memikul tanggung jawab moral terhadap kelestarian alam.

“Penanaman mangrove ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan, agar anak cucu kita tetap dapat menikmati lingkungan yang sehat dan pesisir yang terjaga,” ujar AKBP Andreas di sela-sela kegiatan, Jumat (12/6).

Baca Juga: Aksi Heroik Hwang In-beom, Ksatria Taeguk Jinakkan Ceko

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa ekosistem mangrove memegang peran krusial bagi wilayah pesisir PPU. Selain menjadi benteng alami penahan abrasi dan gelombang laut, hutan mangrove juga berfungsi sebagai habitat vital bagi berbagai jenis biota laut yang menyokong mata pencaharian nelayan lokal.

Meski demikian, Kapolres mengingatkan bahwa menanam barulah langkah awal. Tantangan sesungguhnya adalah bagaimana merawat tanaman tersebut agar bisa tumbuh maksimal.

Baca Juga: Tak Sekadar Hiburan Rakyat, Polres PPU Hijaukan Pesisir Babulu Laut dengan Mangrove

“Menanam adalah langkah awal, namun menjaga dan merawatnya adalah tanggung jawab bersama. Semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi warisan hijau yang bermanfaat bagi generasi mendatang,” tambahnya.

Melalui aksi penanaman 1.000 bibit mangrove ini, Polres PPU di bawah semangat Polri Presisi membuktikan diri tidak hanya hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup di Benua Taka. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar hingga menjelang siang.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
#pantai #mangrove #polres ppu #Tanam