Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Pemkab Targetkan 1.000 Sambungan Rumah Baru, Desa Api-api Masih Diupayakan 

Ahmad Maki • Selasa, 16 Juni 2026 | 11:49 WIB
Mudyat Noor bersama Waris Muin meninjau Bendung Waru yang diproduksi oleh Perumda Air Minum Danum Taka PPU. (AHMAD MAKI/KP)
Mudyat Noor bersama Waris Muin meninjau Bendung Waru yang diproduksi oleh Perumda Air Minum Danum Taka PPU. (AHMAD MAKI/KP)

 

KALTIMPOST.ID, PENAJAM - Dalam peresmian Instalasi Pengolahan Air (IPA) berkapasitas 30 liter per detik di Kecamatan Waru dan Revitalisasi Kawasan IPA, Senin (15/6). Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, menyampaikan dengan adanya peningkatan kapasitas produksi Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Kecamatan Waru ini, pelayanan air bersih ditargetkan dapat diperluas secara signifikan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU memproyeksikan infrastruktur baru ini mampu mengakomodasi sekitar 1.000 lebih sambungan rumah (SR) baru. "Tentu ini akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan semakin mengoptimalkan cakupan pelayanan di Kecamatan Waru," kata Mudyat dalam sambutannya.

Baca Juga: IPA Waru Diresmikan, Abdul Rasyid: PPU Tidak Defisit Air Baku, Tapi Defisit Infrastruktur

Meski peningkatan kapasitas ini diharapkan mampu mendukung pelayanan air bersih bagi hampir seluruh wilayah Kecamatan Waru, ia mengakui masih ada beberapa wilayah yang belum ter-cover sepenuhnya. Salah satunya adalah Desa Api-Api. Kendati demikian, Mudyat menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan tinggal diam.

“Masih ada solusi alternatif untuk pemenuhan air bersih di wilayah tersebut, baik melalui Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) maupun sistem pelayanan mandiri lainnya. Kita akan terus upayakan secara bertahap dan berkelanjutan oleh Perumda Danum Taka bersama unsur pendukung terkait lainnya,” ujarnya.

Baca Juga: Dilepas Kapolsek dan Kades, Ratusan Peserta Padati Pawai Obor 1 Muharram di Babulu PPU

Menurutnya, keberadaan IPA Waru yang telah ditingkatkan ini juga menjadi bukti kinerja strategis pemerintah daerah dalam mengembangkan pelayanan air bersih di wilayah pesisir. Seperti Saloloang, Corong dan Tanjung Tengah.

Kawasan-kawasan tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang, sehingga pemenuhan infrastruktur dasar yang memadai menjadi hal yang mutlak. “Saat ini, Pemkab PPU melalui perangkat daerah terkait juga tengah mengebut pembangunan jaringan distribusi utama,” jelasnya.

Sinergi antara peningkatan kapasitas produksi di IPA Waru dan pembangunan jaringan distribusi inilah yang diharapkan dapat memperkuat sistem penyediaan air minum secara merata dan berkelanjutan di PPU.

Di samping meresmikan infrastruktur fisik, dikesempatan yang sama, Mudyat Noor, juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Perumda Air Minum Danum Taka atas diraihnya sertifikat halal dari LPPOM MUI Provinsi Kaltim. Penghargaan ini menjadi bukti pengakuan bahwa, sistem dan standar pengolahan air yang diterapkan telah memenuhi ketentuan yang berlaku.

“Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan yang berkualitas, higienis, dan terpercaya bagi seluruh masyarakat, baik dari aspek kualitas air, kontinuitas aliran, hingga perluasan cakupan pelayanan,” pungkasnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
#ipa #waris muin #Mudyat Noor #Perumda Air Minum Danum Taka