PENAJAM– Kompetisi sengit antar-kreator lokal di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) akhirnya mencapai puncaknya. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) PPU resmi mengumumkan jajaran pemenang Lomba Video Pendek Profil Kelurahan dan Desa Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Tahun 2026.
Ajang yang digelar sejak awal Juni 2026 ini sukses memacu kreativitas KIM dalam mengeksplorasi dan mempromosikan potensi lokal. Mulai dari pariwisata, budaya, UMKM, pertanian, hingga dinamika sosial masyarakat melalui media digital.
Ia merincikan, berdasarkan Surat Keputusan Penetapan Pemenang Nomor: 400.9/73.2/Diskominfo/VII/2026, tiga kelompok KIM terbaik yang berhasil membawa pulang gelar juara yakni, Juara I berhasil diraih KIM Lawe-Lawe (Kelurahan Lawe-Lawe, Kecamatan Penajam). Disusul Juara II oleh KIM Sipakaraja (Kelurahan Sesumpu, Kecamatan Penajam), serta Juara III oleh KIM Babulu Darat (Desa Babulu Darat, Kecamatan Babulu).
Plt Kepala Diskominfo PPU, Khairudin, menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar kompetisi biasa. Lomba ini dirancang strategis untuk mendongkrak kapasitas KIM sebagai mitra pemerintah dalam menyebarkan narasi positif sekaligus mengenalkan potensi daerah ke ranah yang lebih luas.
"Melalui lomba ini kami berharap KIM tidak hanya menjadi penyebar informasi, tetapi juga mampu menjadi kreator konten yang kreatif, inovatif, dan berkualitas dalam mempromosikan potensi desa maupun kelurahan masing-masing," ujar Khairudin, belum lama ini.
Sebelum pemenang diputuskan, dewan juri yang terdiri dari unsur pemerintah, praktisi media, dan ahli produksi video harus menyaring ketat seluruh karya pada 6–7 Juli 2026. “Ada 7 aspek utama yang menjadi parameter penilaian objektif juri. Yakni kesesuaian tema, kreativitas, kualitas visual dan audio, penyampaian informasi, teknik pengambilan gambar, proses penyuntingan (editing), serta daya jual video dalam memperkenalkan potensi wilayah,” ujarnya.
Meski hanya tiga besar yang mendapatkan predikat juara, Diskominfo PPU memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta. Semua karya yang masuk dinilai memiliki bobot informasi dan kreativitas tinggi yang layak dijadikan media promosi resmi bagi desa dan kelurahan di PPU.
“Ke depan, Diskominfo PPU berharap KIM dapat bertransformasi menjadi garda terdepan dalam mendukung keterbukaan informasi publik, memperkuat literasi digital, serta menyebarluaskan program pembangunan lewat konten digital yang edukatif, informatif, dan inspiratif,” tegasnya. Diketahui, ajang ini ditargetkan menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan demi memacu lahirnya karya-karya kreatif baru yang siap mengangkat kekayaan lokal PPU ke panggung nasional. (riz)
Editor : Muhammad Rizki