KALTIMPOST.ID,PENAJAM–Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda kawasan strategis di Penajam Paser Utara (PPU). Lahan mineral berupa semak belukar dan pepohonan di depan Masjid Islamic Center KM 9, Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, dilaporkan terbakar pada Selasa (14/7) siang.
Berdasarkan data resmi dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, peristiwa karhutla tersebut diperkirakan terjadi sekira pukul 12.55 Wita. Laporan resmi langsung masuk ke Pusdalops lima menit kemudian, tepatnya pukul 13.00 Wita.
Mendapat laporan tersebut, tim reaksi cepat dari berbagai instansi langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan lokalisasi api agar tidak meluas ke area sekitarnya.
Gunakan Water Cannon hingga Cara Manual
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten PPU, Nurlaila menjelaskan bahwa penanganan di lapangan dilakukan secara terintegrasi dengan melibatkan seluruh stakeholder terkait. Proses pemadaman memadukan teknik manual serta penyemprotan pasokan air skala besar. "Tim gabungan langsung bergerak cepat melakukan pemadaman. Metode yang digunakan bervariasi, mulai dari penyemprotan menggunakan armada tangki pemadam hingga metode manual menggunakan mesin jinjing untuk menyisir titik-titik yang sulit dijangkau kendaraan," ujar Nurlaila, Selasa (14/7).
Baca Juga: Tekan Angka Kecelakaan Remaja, Satlantas Polres PPU Edukasi Siswa SMK Pelita Gama Beretika di Jalan
Jumlah armada taktis yang dikerahkan tergolong masif demi mempercepat proses pemadaman. Tercatat, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) PPU menurunkan 2 unit mobil pemadam, disusul Brigade Karlabun Distan PPU dengan 1 unit mobil pemadam.
Sementara itu, BPBD PPU mengerahkan 3 unit mobil operasional dan 1 unit mobil tangki. Tak ketinggalan, jajaran Polres PPU turut menerjunkan 1 unit mobil Water Cannon serta 2 unit mobil operasional, ditambah 1 unit mobil operasional dari Satpol PP PPU.
Baca Juga: Polemik Lahan Perumahan Korpri Sungai Parit Memanas, Warga Sebut Ada Intimidasi, Pemkab PPU Tegaskan Tempuh Jalur Regulasi
Total 0,566 Hektare Terbakar, Api Dipastikan Padam Total
Berkat kepungan armada dan kesigapan tim di lapangan, amukan si jago merah berhasil diredam sepenuhnya dalam waktu kurang dari satu jam. Tepat pada pukul 13.52 Wita, operasi pemadaman dinyatakan selesai.
Berdasarkan hasil pengukuran dan asesmen final di lapangan, total luas area lahan mineral yang terdampak kebakaran mencapai 0,566 hektare.
"Secara visual di lokasi, titik kebakaran di depan Masjid Islamic Center sudah padam total. Tim juga sudah memastikan tidak ada lagi potensi munculnya titik api baru di area tersebut. Saat ini seluruh personel telah kembali ke pos masing-masing," kata Nurlaila.
Adapun tim gabungan yang solid menyisir lapangan dalam operasi ini terdiri dari personel DPKP PPU, Brigade Karlabun Distan PPU, BPBD PPU, Polres PPU, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP PPU, serta pihak Kelurahan Nipah-Nipah.(*)
Editor : Thomas Priyandoko