KALTIMPOST.ID,PENAJAM–Stabilitas keamanan dan ketertiban lalu lintas di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menjadi prioritas utama seiring meningkatnya vitalitas daerah ini sebagai serambi Ibu Kota Nusantara (IKN). Menyadari hal tersebut, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres PPU bersama Personel Polisi Militer Angkatan Darat (POM AD) PPU menggelar pertemuan taktis untuk memperkuat sinergi operasional di lapangan.
Pertemuan hangat yang berlangsung di Ruang Kasat Lantas Polres PPU pada Rabu (15/7) tersebut dihadiri langsung oleh Kasat Lantas Polres PPU, AKP Dedik I. Prasetyo didampingi Kaurmintu Ipda Doni F. Saisab, serta Komandan POM AD PPU Kapten CPM Bagus bersama Sertu Mansyur.
Baca Juga: Antisipasi Kejahatan Siber di Serambi IKN, Polres PPU Bentuk Komunitas Tangguh Digital
Langkah ini diambil guna menyelaraskan persepsi tugas, memperketat pengawasan penegakan hukum di jalan raya, serta memastikan keselamatan berlalu lintas di jalur-jalur utama penghubung menuju IKN.
Kolaborasi Strategis di Jalur Trans-Kalimantan
Sebagai wilayah penyangga utama IKN, PPU kini mengalami lonjakan volume kendaraan dan mobilitas masyarakat yang cukup signifikan. Kondisi ini menuntut koordinasi lintas instansi yang tanpa sekat demi menghindari potensi konflik sosial maupun pelanggaran hukum di jalan raya.
Baca Juga: Investasi Kaltim Tembus Rp 16,04 Triliun, Serap 19.428 Tenaga Kerja dalam Tiga Bulan
Ada tiga poin krusial yang disepakati dalam pertemuan taktis tersebut:
-
Penegakan Hukum Kolaboratif: Memperkuat koordinasi penanganan pelanggaran lalu lintas yang melibatkan personel militer maupun sipil secara profesional.
-
Mitigasi Kamtibmas: Deteksi dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban di titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan.
-
Pelayanan Prima Terpadu: Memastikan respons cepat terhadap keluhan masyarakat terkait lalu lintas di wilayah PPU.
Baca Juga: Balikpapan Bersiap Sambut 10.000 Tamu Porpamnas IX 2026, Ini Persiapannya!
Kekuatan Utama di Daerah Penyangga
Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara, melalui Kasat Lantas AKP Dedik I. Prasetyo, menegaskan bahwa keharmonisan hubungan TNI-Polri di tingkat tapak adalah kunci utama keberhasilan menjaga kondusivitas wilayah. "Solid TNI-Polri bukan sekadar semboyan, melainkan kekuatan utama menjaga stabilitas keamanan di daerah. Melalui koordinasi yang intensif seperti ini, kami memastikan setiap penanganan tugas di lapangan berjalan lebih efektif, humanis, dan profesional," tegas Dedik.
Baca Juga: Polres Kutai Timur Selidiki Dugaan Kelalaian Menyebabkan Kematian Bayi di RS Santa Elisabeth
Sinergi yang semakin kokoh ini diharapkan mampu memberikan rasa aman maksimal bagi masyarakat lokal maupun para pekerja proyek strategis nasional yang terus mengalir masuk ke wilayah PPU.(*)
Editor : Thomas Priyandoko