Capai 20,28 Persen, Disdukcapil PPU Manfaatkan Fitur IKD+ untuk Mendongkrak Target Kaltim

Ahmad Maki • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 16:43 WIB
Andi Bachtiar Latief
Andi Bachtiar Latief

PENAJAM— Mengejar target nasional, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus memacu capaian perekaman Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Selain itu, Disdukcapil PPU juga telah menerapkan terobosan terbaru dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bernama IKD+, yang diperuntukan untuk kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ditemui di ruang kerjanya, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK), Disdukcapil PPU, Andi Bachtiar Latief menjelaskan, bahwa melalui IKD, pegawai Disdukcapil kini dapat memproses registrasi warga langsung melalui ponsel pintar masing-masing tanpa terbatas di ruang kantor.

"Nanti kami pegawai Capil bisa meng-IKD-kan orang lewat HP masing-masing. Tidak perlu lagi warga datang ke kantor seperti biasa. Di mana pun pegawai berada, saat berkunjung, nongkrong di kafe, atau berada di wilayah lain, bisa langsung membantu registrasi secara tatap muka (face-to-face) lewat pemindaian barcode," jelas Bachtiar, Senin (27/7/2026).

Saat ini, Disdukcapil PPU sedang mengusulkan nama-nama pegawai atau ASN ke pemerintah pusat agar akun IKD+ untuk segera diaktivasi oleh sistem.

“Meski target 30 persen dari Kemendagri dirasa cukup berat, PPU sejauh ini mencatatkan capaian persentase IKD tertinggi di wilayah Kalimantan Timur, yakni berada di angka 20,28 persen,” rincinya.

Ia menjelaskan, berdasarkan data agregat semester II, total warga yang telah meregistrasikan IKD mencapai 29.259 orang. Dari total 144.000 jiwa masyarakat wajib KTP (usia 17 tahun ke atas atau pemilik hak pilih). Untuk menembus target 30 persen hingga akhir tahun, setidaknya Disdukcapil PPU harus menjangkau sekitar 44.000 warga.

"Sebelumnya kami sudah gencar jemput bola ke tiap OPD untuk meng-IKD-kan para ASN sesuai Surat Edaran Bupati. Dengan adanya terobosan IKD+ ini, kami optimistis capaian aktivasi masyarakat umum bisa terdongkrak lebih cepat," pungkasnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
Andi Bachtiar Latief disdukcapil ppu Identitas Kependudukan Digital (IKD)