Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PPU Masuk Piloting Nasional, Penyaluran Bansos Bakal Terintegrasi Digital

Ahmad Maki
Penulis: Ahmad Maki❯
Andi Bachtiar Latief (dua kanan) mengikuti rapat bersama Dinas Sosial PPU dalam pematangan uji coba dan pendataan program digitalisasi Perlinsos yang diintegrasikan langsung dengan sistem IKD di Kantor Dissos PPU, Kamis (20/8/2026). (IST) 
Andi Bachtiar Latief (dua kanan) mengikuti rapat bersama Dinas Sosial PPU dalam pematangan uji coba dan pendataan program digitalisasi Perlinsos yang diintegrasikan langsung dengan sistem IKD di Kantor Dissos PPU, Kamis (20/8/2026). (IST)  

Advertisement

 

KALTIMPOST.ID, PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) resmi memperkuat langkah transformasi digital penyaluran bantuan sosial melalui pembentukan Tim Pelaksana Daerah Piloting Perluasan Digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) Tahun 2026.

Pembentukan tim ini tertuang dalam rancangan Keputusan Bupati PPU yang dipimpin langsung oleh Bupati PPU Mudyat Noor. 

Kepala Disdukcapil PPU, Waluyo, melalui Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK), Disdukcapil PPU, Andi Bachtiar Latief menjelaskan, upaya tersebut merupakan tindak lanjut dari program pemerintah pusat melalui Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP).

PPU ditetapkan sebagai salah satu dari 114 kabupaten kota di Indonesia untuk melaksanakan piloting perluasan digitalisasi Perlinsos.

Advertisement

"Selain SK bupati, hal tersebut juga diperkuat dengan SE bupati terkait percepatan digitalisasi perlinsos. Kaltim masuk dalam batch 2 digitalisasi perlinsos di mana mencakup tiga daerah yakni PPU, Kutim dan Samarinda," jelas Bachtiar, Minggu (23/8/2026).

Kebijakan ini juga berlandaskan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional serta Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem. Dalam struktur kepengurusan yang dirancang, Bupati PPU bertindak sebagai Koordinator Umum, didampingi Wakil Bupati PPU sebagai Wakil Koordinator Umum.

Sementara itu, Sekretaris Kabupaten PPU memimpin langsung bagian sekretariat yang didukung oleh para asisten sekda serta sekretaris dari Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

"Guna memastikan program berjalan efektif di lapangan, operasional dibagi ke dalam empat sub-tim lintas sektoral," sebutnya.

Di antaranya, tim operasional yang dikoordinasikan oleh Kepala Dinas Sosial PPU dan beranggotakan BPS PPU, bidang terkait di Dinsos, hingga jajaran camat, lurah, dan kepala desa se-Kabupaten PPU untuk mendampingi implementasi di tingkat tapak.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kejar Target 69 Ribu KK, Disdukcapil PPU Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas

Kejar Target 69 Ribu KK, Disdukcapil PPU Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas

Gangguan listrik dan jaringan menghambat layanan di Sotek, sementara kolaborasi lintas instansi terus digenjot.

Tinggal Alat Pendukung, Disdukcapil PPU Targetkan Pelayanan Adminduk Antar Kecamatan Terintegrasi Tahun Depan

Tinggal Alat Pendukung, Disdukcapil PPU Targetkan Pelayanan Adminduk Antar Kecamatan Terintegrasi Tahun Depan

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) akan segera merealisasikan pelayanan Adminduk.

Waspada Penipuan Aktivasi IKD, Disdukcapil PPU Ingatkan Syarat Bantuan Sosial Perlinsos

Waspada Penipuan Aktivasi IKD, Disdukcapil PPU Ingatkan Syarat Bantuan Sosial Perlinsos

Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi kejahatan siber yang memanfaatkan momen percepatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer