KALTIMPOST.ID-Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) bersama PT Pertamina Patra Niaga memperkuat kolaborasi dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) menghadapi kebutuhan tenaga kerja di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), Pertamina Patra Niaga menyalurkan bantuan pendidikan senilai Rp 250 juta kepada empat mahasiswa asal PPU yang menempuh pendidikan di Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas Cepu.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis pada Sabtu (1/8) di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Acara dihadiri Bupati PPU Mudyat Noor, Asisten I Sekkab PPU Nicko Herlambang, perwakilan PT Pertamina Patra Niaga, serta jajaran civitas akademika PEM Akamigas.
Baca Juga: Kabar Gembira! Tahun Ini, 278 Rumah di PPU Dapat Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya
Mudyat mengatakan, keberadaan IKN menjadi peluang besar yang harus disambut dengan peningkatan kualitas SDM lokal.
Menurutnya, masyarakat PPU tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah berkembangnya berbagai sektor industri dan investasi di kawasan tersebut.
Ia menilai pendidikan vokasi menjadi salah satu strategi untuk mencetak tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia industri, khususnya sektor energi yang diproyeksikan terus berkembang seiring pembangunan IKN.
“Pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi antara pemda, institusi pendidikan, dan dunia usaha adalah kunci mencetak SDM tangguh. Kita butuh anak-anak muda PPU yang kompeten dan mampu bersaing di industri energi,” ujar Mudyat.
Senada dengan itu, Nicko Herlambang menyebut bantuan pendidikan tersebut tidak hanya bernilai sebagai dukungan finansial bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi model kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam pengembangan SDM.
Menurutnya, pola penyaluran CSR yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal layak menjadi contoh bagi perusahaan lain yang beroperasi di PPU. Dengan demikian, program serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak generasi muda.
Baca Juga: Sanggar Seni Papatn Puti Kubar Raih Juara III Lomba Tari Kreasi Festival Wonderful Nusantara
“Sinergi publik dan swasta harus diarahkan pada kebutuhan riil daerah. Harapannya, program seperti ini dapat direplikasi oleh perusahaan lain sehingga manfaatnya semakin luas dan berkelanjutan,” katanya.
Sementara itu, perwakilan PT Pertamina Patra Niaga Zakiah Safitri menegaskan bantuan pendidikan tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk menyiapkan profesional muda di bidang energi.
Ia mengajak para mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya agar mampu menyelesaikan pendidikan dan kembali berkontribusi bagi daerah.
“Tidak semua orang mendapat kesempatan ini. Manfaatkan untuk belajar dengan tekun. Kami berharap sinergi dengan Pemkab PPU terus terjalin agar manfaatnya makin meluas,” ujarnya.
Program tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya mencetak SDM unggul asal PPU yang siap mengisi kebutuhan tenaga kerja di sektor energi maupun industri strategis lainnya seiring percepatan pembangunan IKN. (rd)
Editor : Romdani.