PENAJAM– Kegiatan Job Fair Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Tahun 2026 resmi ditutup. Kegiatan yang mempertemukan para pencari kerja (pencaker) dengan dunia usaha ini berhasil menyediakan sekitar 250 peluang kerja dari 26 perusahaan yang turut berpartisipasi.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang mendukung dalam menyuksesnya acara tersebut, khususnya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) PPU selaku penyelenggara, serta jajaran perusahaan peserta.
Mewakili Bupati PPU, Mudyat Noor, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Hadi Saputro menyampaikan, bahwa partisipasi aktif dari dunia usaha merupakan bukti nyata sinergi yang terjalin baik antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan para pemangku kepentingan. Kolaborasi ini dinilai sangat vital dalam upaya memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah PPU.
"Perlu kita pahami bersama bahwa Job Fair bukan sekadar ajang mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, melainkan instrumen penting dalam memperkuat ekosistem ketenagakerjaan daerah. Pemerintah hadir sebagai fasilitator untuk menjembatani kebutuhan dunia usaha terhadap tenaga kerja yang kompeten, sekaligus membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat untuk memperoleh pekerjaan yang layak," ujar Hadi membacakan sambutan bupati, Kamis (6/8/2026).
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh para pencari kerja (pencaker) yang telah mengikuti seluruh tahapan dengan penuh semangat dan optimisme. Mulai dari penyampaian berkas lamaran hingga seleksi.
"Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi pengalaman berharga untuk memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi, minat, dan potensi masing-masing," katanya.
Pemkab PPU berkomitmen untuk terus mendorong penyelenggaraan kegiatan serupa secara berkelanjutan dan dengan jangkauan yang lebih luas. Hal ini dilakukan agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan akses terhadap informasi lowongan kerja, peningkatan kompetensi, hingga peluang pengembangan karier di masa depan.
Kepada perusahaan peserta yang belum mendapatkan tenaga kerja sesuai kebutuhan, diharapkan dapat melanjutkan proses rekrutmen secara profesional. Sementara bagi para pencari kerja yang belum berhasil meraih kesempatan pada Job Fair kali ini, diimbau untuk tidak berkecil hati.
"Teruslah meningkatkan kemampuan, memperluas wawasan, serta mempersiapkan diri untuk berbagai peluang yang akan datang. Kesuksesan adalah hasil dari usaha yang terus dilakukan dengan sungguh-sungguh," pungkasnya.
Diketahui, Job Fair 2026 yang digelar di Gedung Graha Pemuda Penajam berlangsung selama dua hari. Yakni 5-6 Agustus 2026. Adapun total pencaker yang hadir dalam kegiatan itu sebanyak 734 orang. Di hari pertama sebanyak 450 lebih pencaker turut serta, disusul dihari kedua sebanyak sekitar 284 pencaker.
Sebelumnya, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) PPU, Tohar menyampaikan, berdasarkan data yang dilaporkan, jumlah pengangguran tercatat di Kabupaten PPU mencapai 2.446 orang. Dengan ketersediaan 250 lowongan pada Job Fair kali ini, porsi penyerapan tenaga kerja diperkirakan baru menyentuh angka sekitar 0,010 persen.
"Artinya, masih segunung PR kita. Mudah-mudahan ada perkembangan keadaan, baik secara nasional, regional, maupun lokal, yang memungkinkan investor datang berinvestasi untuk membuka lapangan kerja di daerah kita," ungkap Tohar. (*)
Editor : Ismet Rifani