Mantan Bupati PPU Andi Harahap Meninggal Dunia, Mudyat Noor Kenang Jasa Tokoh Pemekaran Daerah

Ahmad Maki • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 19:23 WIB
MELEPAS: Bupati PPU Mudyat Noor saat hadir melepas kepergian Andi Harahap ke tempat peristirahatan terakhir di rumah duka, Kamis (6/8).
MELEPAS: Bupati PPU Mudyat Noor saat hadir melepas kepergian almarhum Andi Harahap ke tempat peristirahatan terakhir di rumah duka, Kamis (6/8).

PENAJAM – Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berduka. Mantan Bupati PPU periode 2008–2013 sekaligus politikus senior Kalimantan Timur, Andi Harahap, meninggal dunia pada usia 69 tahun di Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan, Rabu (5/8) pukul 20.35 Wita.

Almarhum mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan akibat kanker hati. Sebelum dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis, ia sempat dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSKD Balikpapan dari kediamannya di Perumahan Wika, Balikpapan.

Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di Jalan Provinsi Kilometer 0,5, Penajam, untuk disemayamkan sebelum dimakamkan.

Bupati PPU Mudyat Noor yang hadir melayat ke rumah duka pada Kamis (6/8) menyampaikan belasungkawa atas wafatnya tokoh yang dinilainya memiliki peran besar dalam perjalanan pembangunan daerah.

"Atas nama Pemkab PPU dan pribadi, kami berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," ujar Mudyat.

Baca Juga: 16 Hari Jalani Perawatan Kanker Hati, Mantan Bupati PPU Andi Harahap Tutup Usia di Balikpapan

Menurutnya, Andi Harahap merupakan salah satu figur penting yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah berdirinya Kabupaten Penajam Paser Utara.

"Almarhum merupakan salah satu tokoh pelopor yang gigih mengawal pemekaran PPU dari Kabupaten Paser pada 2002 silam," katanya.

Selain dikenal sebagai pelopor pemekaran daerah, Andi Harahap juga memiliki perjalanan politik yang panjang di Kalimantan Timur.

Ia pernah menjabat sebagai Ketua DPRD PPU pertama setelah daerah tersebut dimekarkan pada periode 2002–2008. Selanjutnya, ia dipercaya memimpin Kabupaten Penajam Paser Utara sebagai bupati pada periode 2008–2013.

Pada periode 2019–2024, Andi Harahap kembali mengemban amanah sebagai anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur dari daerah pemilihan PPU–Paser sekaligus menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar.

Mudyat menilai kepergian Andi Harahap menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Kalimantan Timur, khususnya warga Penajam Paser Utara, mengingat kontribusinya dalam membangun fondasi pemerintahan dan mendorong pembangunan daerah sejak awal pemekaran.

"Kepergian sosok senior Partai Golkar ini meninggalkan warisan kepemimpinan yang berharga bagi masyarakat dan jajaran Pemerintah Kabupaten PPU," pungkasnya.

Editor : Muhammad Ridhuan
Andi Harahap meninggal mantan Bupati PPU tokoh pemekaran PPU penajam paser utara Mudyat Noor