KALTIMPOST.ID,PENAJAM–Memperingati Hari Pahlawan 10 November mendatang, Panitia Peringatan Hari Pahlawan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bakal menggelar upacara ziarah dan tabur bunga di Tugu Peringatan Pengibaran Bendera Merah Putih Pertama di Kalimantan Timur, Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam, PPU.
Lokasi tersebut dipilih karena memiliki nilai historis yang mendalam bagi Bumi Etam. Berdasarkan catatan sejarah, di kawasan Nenang inilah Sang Saka Merah Putih untuk kali pertama dikibarkan di tanah Kalimantan Timur pada masa perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Peristiwa bersejarah itu menjadi simbol perlawanan dan keteguhan hati para pejuang lokal dalam mempertahankan kedaulatan NKRI.
Baca Juga: MUI PPU Kumpulkan Ormas Islam, Bahas Tantangan Sosial dan Pembangunan Keumatan
Ketua Panitia Kegiatan, Andi Nurhakim, mengungkapkan bahwa pemilihan Tugu Nenang sebagai titik sentral kegiatan merupakan bentuk penghormatan dan pengingat terhadap napak tilas sejarah perjuangan para pahlawan di PPU.
"Hari Pahlawan adalah momentum untuk mengingat jasa para pejuang. Di Nenang ini kita belajar tentang keberanian dan pengorbanan. Mereka mengibarkan Merah Putih dengan taruhan nyawa," kata Andi Nurhakim, Kamis (20/8).
Baca Juga: Digembleng Pusat, 30 PPPK Kemenag PPU Dituntut Kerja Efektif dan Berdampak
Dijelaskannya, rangkaian kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 10 November pukul 09.00 Wita tersebut akan melibatkan pelbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, pelajar, organisasi kepemudaan (OKP), hingga unsur pemerintah daerah. Selain ziarah dan tabur bunga, acara juga dirangkai dengan orasi kebangsaan serta doa bersama.
Andi Nurhakim menekankan, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan kesadaran sejarah kepada generasi muda agar tidak melupakan akar perjuangan daerahnya sendiri.
Baca Juga: Keluhan Tagihan Jargas PPU Membengkak, Manajemen Tak Berikan Tanggapan
"Kami ingin generasi muda PPU tahu sejarahnya. Tahu bahwa kemerdekaan ini mahal. Karena itu, mari kita isi kemerdekaan ini dengan hal-hal positif: jujur, disiplin, dan cinta Tanah Air," tegasnya.
Adapun susunan tim formatur dan penggagas utama kegiatan peringatan ini diketuai oleh Andi Nurhakim, didampingi Nurdin sebagai sekretaris dan Kurniati sebagai bendahara. Sementara seksi acara digawangi oleh Yusuf A dan Tamrin, seksi dana oleh Rinaldi, serta seksi perlengkapan ditangani oleh Suparman dan Yusuf.
Baca Juga: Mantapkan Pelayanan Bebas Pungli, Satlantas Polres PPU dan Stakeholder Koordinasi di Samsat Penajam
Panitia mengimbau dan mengundang seluruh lapisan masyarakat PPU untuk hadir bersama di Kelurahan Nenang guna mengenang serta memberikan penghormatan atas jasa-jasa para pahlawan bangsa.(*)
Editor : Thomas Priyandoko