Hadapi El Nino, Polres, TNI dan BPBD PPU Siaga Karhutla

Ari Arief • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 11:02 WIB
EL NINO: Tim gabungan Polres, TNI dan BPBD PPU dalam menghadapi El Nino 2026.(Dok.Humas Polres PPU)
EL NINO: Tim gabungan Polres, TNI dan BPBD PPU dalam menghadapi El Nino 2026.(Dok.Humas Polres PPU)

 

KALTIMPOST.ID,PENAJAM-Polres Penajam Paser Utara (PPU) bersama TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) , dan unsur terkait memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di tengah ancaman dampak fenomena El Nino 2026. Langkah ini ditandai dengan Apel Gabungan Siaga Karhutla di depan Kantor BPBD Kecamatan Penajam, PPU, Sabtu (22/8).

Apel tersebut dihadiri Kepala Pelaksana BPBD PPU, Nurlaila, Kabag Ops Polres PPU, AKP Aan Suharmanto, Kasat Samapta AKP Wiji Santosa, serta personel gabungan dari Samapta, TNI, Dokes Polres PPU, dan BPBD.

Baca Juga: 1.000 Merek dari Lebih 15 Negara Siap Ramaikan SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran

Mewakili Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara, Kabag Ops AKP Aan Suharmanto menegaskan pentingnya antisipasi dini mengingat kondisi cuaca El Nino. "Pencegahan harus dilakukan sejak dini. Apabila terjadi kebakaran, seluruh unsur harus mampu bergerak cepat, tepat, dan terpadu," tegas Aan.

Dalam kegiatan ini, kesiapan fisik dan kesehatan personel diperiksa langsung oleh tim Dokes Polres PPU untuk memastikan kondisi prima sebelum diterjunkan ke lapangan.

Baca Juga: Detik-Detik Horor Pitbull Serang Anak Terekam CCTV, Korban sampai Jalani Operasi dan Vaksinasi

Usai apel, tim gabungan langsung mengerahkan penebalan personel ke lokasi Karhutla di Kelurahan Sepan, Kecamatan Penajam, guna memadamkan api sekaligus mencegah perluasan dampak.

Aan mengingatkan bahwa penanganan Karhutla memerlukan sinergi kuat agar tidak merusak lingkungan, mengganggu kesehatan, maupun melumpuhkan perekonomian warga. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan jika menemukan titik api.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
ppu tni polres karhutla bpbd