KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Kejuaraan bulutangkis Bayan Open 2026 resmi dibuka, Selasa (25/8/2026) di tiga lokasi sekaligus. Yakni Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, GOR Indoor BJBJ, dan GOR Hevindo Arena.
"Ajang ini diharapkan menjadi kawah candradimuka bagi terciptanya atlet-atlet bertalenta asal Kalimantan Timur, khususnya PPU,” kata Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kaltim Mudyat Noor yang juga Bupati Penajam Paser Utara (PPU).
Baca Juga: Mudyat Noor Soroti Beban ADD 10 Persen, Anggaran PPU Tertekan Meski Mampu Bayar Gaji Pegawai
Mudyat Noor menegaskan pentingnya wadah kompetisi semacam ini untuk mengasah kemampuan teknis dan mental bertanding para pemain muda.
“Harapan kami, dari turnamen ini muncul bibit-bibit unggul bulutangkis Kalimantan Timur yang nantinya bisa berprestasi tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga sampai internasional,” ujar Mudyat usai menghadiri acara pembukaan.
Senada, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kaltim, Dr AM Fitra Firnanda, memuji komitmen PT Bayan Resources Tbk dalam mendukung pembinaan olahraga daerah.
Baca Juga: Gunakan Teknologi RAS 24 Kolam, Panen Tematik PPU Diproyeksi Pasok IKN Dukung Ketapang Nasional
"Peran aktif sektor swasta sangat dibutuhkan untuk menjaga keberlanjutan regenerasi atlet," ucapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Bayan Open 2026, Sugianto, mengungkapkan bahwa kejuaraan tahun ini diikuti sebanyak 1.292 peserta. Para atlet berkompetisi di berbagai kelompok umur, mulai dari kategori usia dini, taruna, hingga kelas veteran.
“Yang paling penting bukan hanya pertandingan dan siapa yang menjadi juara. Kami ingin anak-anak mendapatkan pengalaman, bertemu lawan dari berbagai daerah, dan belajar bagaimana membangun mental bertanding,” jelas Sugianto.
Diketahui, pembukaan Bayan Open 2026 berlangsung meriah dengan hadirnya dua bintang bulutangkis Indonesia, Jonatan Christie dan Hendra Setiawan. Suasana stadion kian riuh saat digelar laga eksibisi yang mempertemukan pasangan Mudyat Noor dan Jonatan Christie melawan duet Hendra Setiawan dan Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro.
Tak sekadar bertanding, kedua pebulutangkis elite nasional tersebut juga menggelar sesi coaching clinic. Para peserta muda berkesempatan menimba ilmu, melatih teknik, serta menyerap pengalaman dari para pemain kelas dunia tersebut.
Menariknya, rangkaian agenda ini tidak hanya berfokus pada lapangan hijau. Mulai 24 hingga 30 Agustus 2026, digelar pula ajang Bayan Craft Art 2026 yang melibatkan 83 pelaku UMKM di bidang kuliner, kerajinan, hingga seni budaya lokal untuk mendorong roda ekonomi kreatif masyarakat setempat. (*)
Editor : Duito Susanto