Sinergi RSUD RAPB, Dinas Sosial, dan Polisi Bantu Korban Kecelakaan Bertemu Keluarga

Ari Arief • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:16 WIB
KETEMU KELUARGA: Kerjasama manajemen RSUD RAPB-Dinas Sosial-Kepolisian berhasil menemukan alamat keluarga pasien luar daerah akibat kecelakaan di wilayah PPU.(IST)
KETEMU KELUARGA: Kerjasama manajemen RSUD RAPB-Dinas Sosial-Kepolisian berhasil menemukan alamat keluarga pasien luar daerah akibat kecelakaan di wilayah PPU.(IST)

 

KALTIMPOST.ID,PENAJAM-Kerja sama lintas sektor ditunjukkan oleh Manajemen RSUD Ratu Aji Putri Botung (RAPB) Penajam Paser Utara (PPU), Dinas Sosial, dan pihak Kepolisian. Sinergi ini berhasil melacak serta menemukan keberadaan keluarga seorang korban kecelakaan lalu lintas yang tak sadarkan diri tanpa membawa alat komunikasi, Selasa (13/10/2026).

Korban diketahui berinisial F, seorang pria yang mengalami kecelakaan di depan Kantor Kecamatan Penajam, PPU. Pasien dilarikan ke RSUD RAPB PPU oleh warga dalam kondisi hilang kesadaran. Saat penanganan awal, petugas tidak menemukan ponsel milik pasien. Hanya selembar kartu tanda penduduk (KTP) sebagai petunjuk identitas.

Baca Juga: Dua WNI Terluka Akibat Serangan Rudal Houthi di Bandara Riyadh, KBRI Imbau Waspada

Melihat kondisi tersebut, Manajer Pelayanan Pasien (MPP) RSUD RAPB PPU langsung bergerak cepat berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Kepolisian untuk melacak keberadaan keluarga pasien. Hasilnya, koordinasi cepat tersebut berbuah manis setelah pihak keluarga pasien yang berada di Kotabaru, Kalimantan Selatan, berhasil dihubungi.

Humas, Promosi, dan Hukum RSUD RAPB PPU, Nurdin, mengapresiasi tinggi kolaborasi cepat lintas instansi serta peran aktif masyarakat yang menolong korban.

Baca Juga: Yunarto Wijaya Minta Pendukung Gibran dan Hasyim Asy’ari Ikut Dorong Hak Angket DPR

"RSUD Ratu Aji Putri Botung bersama Dinas Sosial dan Kepolisian hadir memberikan pelayanan dan kepedulian bagi sesama. Kisah ini menjadi bukti bahwa pelayanan rumah sakit bukan hanya tentang tindakan medis semata, melainkan juga kepedulian, pendampingan, serta upaya memastikan pasien mendapatkan dukungan menyeluruh—termasuk saat pasien tidak mampu menyampaikan identitas atau menghubungi keluarganya," kata Nurdin, Rabu (14/10/2026).

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada warga yang sigap membawa korban ke rumah sakit, serta jajaran Dinsos dan Kepolisian atas kerja sama kemanusiaan yang terjalin dengan baik.

Baca Juga: Polemik Syarat Pendidikan Gibran, Demokrat Minta Usut Tuntas Akar Masalah

Berkat ditemukannya pihak keluarga di Kotabaru, komunikasi medis terkait penanganan dan pendampingan perawatan F di RSUD RAPB PPU kini telah berjalan dengan lancar. (*)

Editor : Thomas Priyandoko
RSUD RAPB PPU kepolisian dinas sosial pasien