KALTIMPOST.ID - Grup C Piala Dunia 2026 menyajikan kombinasi menarik antara kekuatan tradisional, kejutan Karibia, dan kebangkitan Afrika. Brasil datang dengan tekanan besar untuk mengakhiri puasa gelar panjang, sementara Maroko berstatus sebagai semifinalis yang kini disegani dunia. Skotlandia kembali setelah penantian panjang dengan semangat generasi baru, dan Haiti membawa cerita underdog yang penuh determinasi. (*)
Brasil: Mencari Kembali Mahkota Dunia
Brasil selalu datang ke Piala Dunia dengan satu tujuan utama: juara. Namun, setelah dua dekade tanpa trofi, tekanan terhadap Selecão semakin besar di setiap edisi turnamen.
Kualifikasi CONMEBOL kembali menjadi perjalanan penuh drama, tetapi Brasil tetap menunjukkan ciri khasnya: talenta melimpah tanpa habis. Generasi baru seperti Vinícius Júnior dan Rodrygo membawa harapan untuk mengembalikan kejayaan sepak bola samba.
“Kami ingin membawa Brasil kembali ke tempat yang seharusnya,” ujar pelatih Brasil Carlo Ancelotti.
Masalah utama Brasil dalam beberapa tahun terakhir adalah keseimbangan permainan. Mereka sangat kuat dalam menyerang, tetapi kerap kehilangan kontrol saat menghadapi lawan dengan transisi cepat.
Baca Juga: Ekspor Perdana Pupuk Kaltim ke Australia, Wali Kota Neni Tagih Kejelasan DBH ke Kemenkeu
Meski begitu, Brasil tetap menjadi salah satu favorit utama di setiap turnamen.
Konfederasi: CONMEBOL
Peringkat FIFA per Mei: 6
Keikutsertaan di Piala Dunia: 22 kali
Capaian terbaik: Juara (1958, 1962, 1970, 1994, 2002)
Pemain kunci: Vinícius Júnior
Prediksi: Kandidat juara
Haiti: Mimpi Besar Karibia
Haiti menjadi salah satu kisah paling menarik menuju Piala Dunia 2026. Negara Karibia ini berhasil melewati kualifikasi CONCACAF dengan semangat dan determinasi tinggi.
Sepak bola menjadi simbol harapan nasional di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi negara tersebut.
Sebagian besar pemain Haiti berkarier di liga Prancis dan Amerika Utara. Gaya bermain mereka cepat, agresif, dan penuh energi, khas sepak bola Karibia.
Konfederasi: CONCACAF
Peringkat FIFA per Mei: 83
Keikutsertaan di Piala Dunia: 2 kali
Capaian terbaik: Fase grup
Pemain kunci: Duckens Nazon
Prediksi: Underdog
Skotlandia: Akhir Penantian Panjang
Skotlandia akhirnya kembali ke Piala Dunia setelah penantian panjang. Dukungan fanatik Tartan Army dipastikan kembali mewarnai panggung terbesar sepak bola dunia.
Baca Juga: Tegas! Wali Kota Bontang Tolak Legalisasi THM dan Miras, Sebut Judi Juga Bisa Hasilkan PAD
Andrew Robertson dan Scott McTominay menjadi pilar utama generasi baru Skotlandia yang tampil lebih modern dibanding era sebelumnya.
Konfederasi: UEFA
Peringkat FIFA per Mei: 43
Keikutsertaan di Piala Dunia: 9 kali
Capaian terbaik: Fase grup
Pemain kunci: Andrew Robertson
Prediksi: Berpeluang lolos fase gugur
Maroko: Semifinalis yang Tak Lagi Diremehkan
Maroko kini datang dengan status baru sebagai kekuatan elite Afrika. Keberhasilan menembus semifinal Piala Dunia 2022 mengubah persepsi dunia terhadap Singa Atlas.
Mereka tidak lagi sekadar kejutan, tetapi sudah menjadi tim yang diperhitungkan di level tertinggi.
Achraf Hakimi menjadi simbol generasi emas Maroko yang membawa ambisi untuk melanjutkan sejarah.
Konfederasi: CAF
Peringkat FIFA per Mei: 8
Keikutsertaan di Piala Dunia: 7 kali
Capaian terbaik: Semifinal (2022)
Pemain kunci: Achraf Hakimi
Prediksi: Kandidat kuat fase gugur
Jadwal Pertandingan
Minggu, 14 Juni 2026
06.00 Wita: Brasil vs Maroko
09.00 Wita: Haiti vs Skotlandia
Sabtu, 20 Juni 2026
06.00 Wita: Skotlandia vs Maroko
08.30 Wita: Brasil vs Haiti
Kamis, 25 Juni 2026
06.00 Wita: Skotlandia vs Brasil
06.00 Wita: Maroko vs Haiti