KALTIM POST.ID,JAKARTA–Gelandang Timnas Amerika Serikat (AS), Brenden Aaronson, punya alasan yang sangat kuat untuk absen dari sesi latihan resmi timnya. Pemain milik klub Leeds United tersebut terpaksa meninggalkan pemusatan latihan demi melangsungkan pernikahannya.
Aaronson (25), dikutip dari Associated Press (AP), resmi melepas masa lanjangnya dengan menikahi kekasih lamanya, Milana D’Ambra, yang merupakan putri dari pelatih sepak bola pria Universitas Saint Joseph, Don D’Ambra.
Pemain yang juga menjadi bagian dari skuad AS di Piala Dunia 2022 itu diketahui meninggalkan kamp latihan Timnas AS setelah sesi latihan Kamis waktu setempat. Meski demikian, ia dituntut profesional dan harus sudah kembali bergabung dengan tim untuk berlatih pada Sabtu ini.
Baca Juga: Daftar Lengkap 26 Pemain Argentina di Piala Dunia 2026! Messi Masih Jadi Andalan
Nobar via FaceTime
Keputusan Aaronson untuk menikah di tengah agenda krusial Piala Dunia memicu kehebohan sekaligus dukungan dari rekan-rekan setimnya. Karena para pemain lain tidak bisa hadir langsung ke lokasi acara, mereka menyiasatinya dengan cara yang unik.
Gelandang AS lainnya, Gio Reyna, diwakili oleh istrinya, Chloe, yang datang langsung ke pesta pernikahan tersebut. Melalui Chloe-lah para penggawa Timnas AS berencana melakukan "nonton bareng" (nobar) prosesi sakral tersebut.
"Kami belum tahu apakah pernikahan ini menerapkan aturan bebas ponsel atau tidak. Kami masih mencoba memastikannya," ujar Cristian Roldan, gelandang AS lainnya sembari bercanda.
"Istri Gio nanti akan melakukan FaceTime, jadi kami semua bisa ikut menonton jalannya acara seperti menyaksikan live streaming jika penggunaan ponsel di sana diizinkan," tambahnya.
Sebelum berangkat, Aaronson juga sempat mendapat wejangan kocak dari kiper AS, Chris Brady. "Semoga sukses. Jangan sampai mengacaukannya," kata Brady menirukan ucapan skuad AS kepada Aaronson. "Katakan saja, I do (saya bersedia)."
Siasat Jadwal yang Rumit
Penentuan tanggal pernikahan Aaronson ini tergolong sangat rumit dan nekat. Berdasarkan regulasi, para pemain yang tampil di Piala Dunia seharusnya mendapatkan libur selama 21 hari sebelum melapor kembali ke klub Premier League mereka masing-masing, menjelang laga pembuka musim baru yang dijadwalkan pada 21-23 Agustus 2026.
Sementara itu, langkah Timnas AS di turnamen ini bisa saja berakhir paling cepat pada 25 Juni 2026 jika tersingkir di fase grup, atau justru bertahan hingga laga final yang dijadwalkan pada 19 Juli 2026 mendatang.
Baca Juga: Visa AS Belum Terbit, Persiapan Timnas Iran untuk Piala Dunia 2026 Terganggu
Aaronson sendiri berasal dari keluarga sepak bola yang cukup terpandang di Medford, New Jersey. Adiknya, Paxten Aaronson, saat ini bermain untuk Colorado Rapids di MLS, sedangkan adik perempuannya, Jaden, bermain untuk tim kampus Villanova. Ayah mereka, Rusty, merupakan direktur olahraga Real Futbol Academy di Medford.
Bukan Toleransi Pertama
Kebijakan memberikan izin khusus kepada pemain bintang di tengah agenda penting tim nasional sebenarnya bukan hal baru bagi Federasi Sepak Bola AS.
Pada 27 Mei 2016 lalu, Timnas AS juga pernah mengizinkan bintang utama mereka, Christian Pulisic, untuk meninggalkan latihan demi menghadiri acara prom night (pesta kelulusan) SMA-nya di Pennsylvania. Setelah acara selesai, Pulisic langsung terbang kembali ke Kansas City untuk bertanding melawan Bolivia di ajang Copa America keesokan harinya.(*)
Editor : Thomas Priyandoko