KALTIMPOST.ID,BERN-Penyerang tim nasional Swiss, Breel Embolo, mengajukan permohonan visa darurat di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Bern pada Rabu waktu setempat. Langkah ini diambil satu hari setelah dirinya dilarang naik ke pesawat tim menuju Piala Dunia 2026 akibat memiliki riwayat catatan kriminal.
Federasi Sepak Bola Swiss (SFV) yang saat ini berada di tempat pemusatan latihan tim di San Diego, mengonfirmasi alasan mengapa izin perjalanan Embolo ke AS ditinjau kembali pada Selasa lalu. Pemain tersebut diketahui memiliki vonis hukum yang telah berkekuatan hukum tetap tahun ini.
Baca Juga: Pecahkan Rekor, 1.248 Pemain dari 48 Negara Siap Berlaga di Piala Dunia 2026
Embolo sempat tersandung kasus hukum setelah terlibat dalam sebuah perselisihan di pusat kota Basel pada tahun 2018. Putusan bersalahnya kemudian diperkuat dalam sidang banding pada September lalu, dan resmi dinyatakan inkrah pada April—hanya beberapa pekan sebelum ia dijadwalkan terbang ke AS untuk melakoni Piala Dunia ketiga dalam kariernya.
"Pihak kedutaan berfokus untuk menyelidiki apakah ada kekerasan fisik yang terlibat dalam kasus tersebut. Dan hal itu tidak terjadi," demikian pernyataan resmi dari Federasi Sepak Bola Swiss. "Breel dan tim saat ini sedang menunggu persetujuan visa agar ia dapat segera terbang ke San Diego dan bergabung dengan skuad secepat mungkin."
Baca Juga: Dongkrak Ekonomi Piala Dunia 2026, Sejumlah Negara Izinkan Bar Buka hingga Subuh
Timnas Swiss dijadwalkan akan memulai laga perdana mereka di Piala Dunia pada 13 Juni mendatang melawan Qatar di Stadion San Francisco 49ers, Santa Clara. Selanjutnya, Swiss akan berhadapan dengan Bosnia-Herzegovina di Inglewood, California, dan menutup laga Grup B melawan tim tuan rumah, Kanada, di Vancouver pada 24 Juni.
Pemain berusia 29 tahun tersebut diproyeksikan menjadi striker utama Swiss. Sejauh ini, Embolo telah mengoleksi 24 gol dari total 86 penampilan internasionalnya bersama tim nasional.(*)
Editor : Thomas Priyandoko